NASIONAL

Rabu, 15 November 2017 | 00:07 WIB

Buruh Tani Ancam Gorok Keponakannya

Buruh Tani Ancam Gorok Keponakannya
(Foto: Ilustrasi)
INILAHCOM, Jember - SA, buruh tani warga Dusun Suko Barat, Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur ditangkap polisi, setelah mengancam keponakannya yang masih remaja.

Semua berawal saat Ayu Kumalasari (14) dan ibunya, Tun Sarining (40), membantu penyelenggaraan hajatan di rumah Busan, salah satu tetangga, Kamis (9/11/2017) sore. Entah kenapa, tiba-tiba SA datang menenteng sebilah parang.


SA marah karena Tun dan Ayu tak segera pulang. Ketakutan, Tun pun mengatakan, akan segera pulang. Ia membangunkan Ayu yang sedang tertidur di salah satu kamar.

Namun SA menguntit Tun dan mengancam kembali. Ia arahkan parang ke leher Ayu. "Kalau tidak menurut, aku sembelih kamu," katanya.

Untunglah, ancaman itu tak terlaksana. Tun dan Ayu pun lari dan kemudian melapor ke polisi. SA ditangkap dan dijerat pasal 80 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014, perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.[beritajatim]
#Kriminal
BERITA TERKAIT
Pria Bule Tanpa Identitas Tewas di Selokan
Polri Harap 1.300 Warga Papua Terlepas dari KKB
Begini Nasib Jamiin Pelaku Mutilasi Tuban
Gadis Ini Dipaksa jadi Budak Seks Peternak
Guru SD Tega Cabuli Siswinya Hingga Hamil
Ratusan TNI/Polri Dikirim ke Tembagapura Atasi KKB
MA Tak Campuri Hakim Praperadilan Novanto

ke atas