NASIONAL

Rabu, 15 November 2017 | 07:02 WIB

Status Novanto Hasilkan Abrasi Kepercayaan Publik

Happy Karundeng
Status Novanto Hasilkan Abrasi Kepercayaan Publik
Analis Politik UNJ Ubedilah Badrun (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Analis Politik UNJ Ubedilah Badrun mengatakan penetapan kembali Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menjadi tersangka yang kedua kalinya telah menyita energi pengurus dan kader Golkar.

"Penetapan kembali Setya Novanto menjadi tersangka yang kedua kalinya telah menyita energi pengurus Golkar dan kader yang ketiga kalinya. Sebab sebelumnya telah dua kali Setya Novanto berperkara yang sedikit banyak mengikis kepercayaan publik pada Golkar yaitu dalam kasus 'papa minta saham' yang menghebohkan jagat politik nasional dan penetapan tersangka yang pertama dalam kasus korupsi e-KTP," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (14/11/2017)

Ia menilai persoalan seperti ini tentu tidak hanya menyita energi, tetapi juga terjadi semacam 'abrasi kepercayaan ' publik kepada rakyat akibat ombak dahsyat kasus Setya Novanto ini. Untuk itu wajar jika beredar kabar sejumlah Ketua DPD I menghendaki adanya perubahan di tubuh Partai Golkar.


"Dalam situasi seperti itu tidaklah mudah bagi partai tua untuk mempertahankan ketua umumnya yang tersangkut kasus hukum, sebab kasus hukum yang menimpa ketua umum seringkali dengan mudah memberi pengaruh pada cara pandang publik yang makin negatif terhadap partai," jelasnya.

Sebelumnya, kabar telah terjadinya pertemuan antara sejumlah Ketua DPD I Partai Golkar pasca Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali ditetapkansebagi tersangka, menyeruak ke publik. Pertemuan ini dikabarkan guna membicarakan konsolidasi Partai Golkar kedepan. Pertemuan ini disebut tidak dihadiri oleh sejumlah Ketua DPD I.

Tak hanya itu, bahkan informasi yang disebut berasal dari internal Partai menyebut dalam pertemuan itu 21 Pengurus DPD PG Provinsi, menghendaki adanya perubahan (Munas). 10 Pengurus DPD PG Provinsi masih abu-abu dan 3 Pengurus DPD PG Provinsi bertahan tidak ingin adanya Munas, demi mempertahankan Ketua Umum Setya Novanto. [hpy]
#PartaiGolkar #SetyaNovanto #KorupsiEKTP
BERITA TERKAIT
dr Bimanesh Kenal Fredrich Karena Rawat Tahanan
Bimanesh Tak Tahu Novanto Sebagai Tersangka KPK
dr Bimanesh Mengaku Sempat Kesal Terima Fredrich
dr Bimanesh Akui Kondisi Novanto Sadar Saat di RS
dr Bimanesh Akui Diminta Fredrich Ubah Skenario
Kantor Golkar Pamekasan Disegel Lagi
Direktur Kaget Novanto Akan Dirawat di RS Medika

ke atas