OLAHRAGA

Rabu, 15 November 2017 | 11:24 WIB
(China Terbuka Super Series Premier 2017)

Kunci Tontowi/Liliyana Melaju dengan Mudah

Reza Adi Surya
Kunci Tontowi/Liliyana Melaju dengan Mudah
Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: PBSI)
INILAHCOM, Fuzhou - Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melaju dengan mudah ke babak kedua China Terbuka Super Series Premier 2017. Salah satu kunci kemenangan mereka adalah adaptasi lapangan yang cepat.

Berlaga di Haixia Olympic Sports Center, Rabu (15/11/2017), Tontowi/Liliyana meraih kemenangan dua gim langsung lawan pasangan Denmark, Anders Skaarup Rasmussen/Line Kjaersfeldt, 21-15 dan 21-8 dalam waktu 31 menit.

Ini merupakan kemenangan kedua Tontowi/Liliyana dari Rasmussen/Kjaersfled. Sebelumnya, keduanya bertemu di Denmark Terbuka Super Series Premier 2017 dimana Tontowi/Liliyana menang 21-16 dan 21-14.

"Sebenarnya sama saja (dengan pertemuan sebelumnya), cuma hari ini kami lebih siap dan lebih tahu permainan mereka. Kami sendiri juga dari awal gerakannya sudah langsung enak. Ibaratnya ketinggalan satu-dua poin pun masih yakin, karena gerakan kami sudah oke. Tinggal fokusnya dijaga," ungkap Liliyana, dikutip dari Badmintonindonesia.org.


"Kami langsung in di lapangan dan cepat menyesuaikan dengan shuttlecock dan lapangan, jadi langsung enak feeling-nya," timpal Tontowi.

Sebagai juara bertahan, Tontowi/Liliyana berharap bisa mempertahankan gelarnya. Juara All England 2012-2014 itu mengaku punya chemistry bagus di turnamen ini.

"Di sini kami chemistry-nya bagus. Tahun lalu kami juara. Tahun 2013 kami juga juara. Mudah-mudahan karena kami pernah bagus di sini, pernah juara di sini, feel-nya kami dapat, mudah-mudahan kami bisa terus enjoy sampai juara," tambah Liliyana.

"Tapi kami tetap tidak ingin berpikir terlalu jauh juga. Tetap step by step, hadapi lawan satu-satu dulu. Besok lawannya siapa, mudah-mudahan kami bisa lewat lagi. Apalagi sekarang persaingan juga sudah merata. Seperti lawan tadi, ceweknya main tunggal, cowoknya main ganda, tapi kami tidak boleh menganggap remeh dan tetap waspada," tandas Liliyana.

Di babak kedua, Tontowi/Liliyana masih menunggu pemenang antara Mark Lamfuss/Isabel Herttrich (Jerman) dan Kim Won Ho/Shin Seung Chan (Korea Selatan).
#ChinaTerbuka
BERITA TERKAIT
(ASEAN Basketball Leaguee (ABL) 2017-18) CLS Knight Kalah Lagi, Ini Tanggapan Pelatih
Hasil Undian Wakil Indonesia di All England 2018
Indonesia Turunkan 300 Atlet di Asian Para Games
Ini Pesan Pelatih pada Skuad CLS Knights
Kontrak Baru Marquez Bagus untuk Persiapan Honda
Ucapan Selamat Nadal untuk Federer
(ABL 2018) Kalah dari Saigon Heat, CLS Merasa Dirugikan Wasit

ke atas