EKONOMI

Kamis, 16 November 2017 | 18:58 WIB

Ekonomi Stabil, BI Kembali Tahan Suku Bunga 4,25%

Ekonomi Stabil, BI Kembali Tahan Suku Bunga 4,25%
Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate/7DRRR) di level 4,25%. Dengan alasan menjaga stabilitas makro ekonomi.

Gubernur BI Agus Martowardojo bilang, suku bunga deposit facility dipatok 3,5%, suku bunga lending facility 5,0%. "BI tetap mewaspadai sejumlah risiko, baik yg berasal dari global seperti pengetatan kebijakan moneter maupun dari domestik yakni pelemahan konsumsi rumah tangga dan intermediasi perbankan," kata Agus di Kantor BI, Jakarta, Kamis(16/11/2017).

Agus menjelaskan, BI dan pemerintah akan menjaga sistem keuangan dan reformasi struktural agar pemulihan ekonomi domestik berlanjut.

Bank sentral memerkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tak beranjak jauh dari 3,6% di 2017 dan 2018. Ekspansi perekonomian dunia diprediksi terus berlanjut, seiring pertumbuhan ekonomi Jepang dan China yang lebih tinggi dari perkiraan. Ditambah perekonomian Amerika Serikat yang tetap kuat.


Proyeksi itu didukung ekspor dan permintaan konsumen serta keyakinan konsumen. Volume perdagangan dunia dan komoditas diperkirakan lebih tinggi dari semula.

Dijelaskan lebih rinci, Jepang mengalami pemulihan ekspor, sedangkan Negeri Paman Sam menguat karena investasi dan konsumsi yang tinggi.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2017, Agus bilang, proyeksi BI berada di level 5,06%. Lebih tinggi ketimbang dua kuartal sebelumnya yakni 5,01%.

Peningkatan itu diikuti dengan struktur yang lebih imbang dari ekspor dan investasi pemerintah serta swasta. Pada Oktober 2017, BI menahan suku bunga acuan di angka 4,25%, setelah dua bulan berturut-turut menurunkan sebanyak 50 bps. Artinya, keputusan BI menahan suku bunga ini adalah kali kedua. [tar]
#BI #SukuBunga #RapatDewanGubernur
BERITA TERKAIT
KLHK: Proper Dorong Ketaatan Perusahaan Sampai 92%
Darmin Berharap Berkah di Tahun Politik
Darmin Prediksi Setoran Pajak Kurang 2,6%
Menkop Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp117,1 M
Tren Surplus Menurun, Sikap Darmin Santai
Stok Pangan di Papua Cukup, Harga Terkendali
GINSI Protes Kebijakan Kemendag Harus Gabung Kadin

ke atas