MOZAIK

Rabu, 22 November 2017 | 21:00 WIB
(Syair)

KH Ahmad Mustofa Bisri: Di Arafah

KH Ahmad Mustofa Bisri: Di Arafah
(Foto: Istimewa)
Terlentang aku seenaknya dalam pelukan bukit-bukit batu bertenda langit biru
Seorang anak, entah berkebangsaan apa mengikuti arah mataku
Dan dalam isyarat bertanya-tanya
Kapan Tuhan turun?


Aku tersenyum
Setan mengira dapat mengendarai matahari
Mengusik khusukku


Apa tak melihat ratusan ribu hati yang putih menggetarkan bibir, melepas dzikir
Menjagaku jutaan miliar malaikat menyiramkan berkat
Kulihat diriku terapung-apung dalam nikmat



Dan sang anak, entah berkebangsaan apa
Seperti melihat arak-arakan karnaval
Menari-nari dengan riangnya


Terlentang aku, satu di antara tumpukan debu dosa
Yang mencoba menindih
Akankah kiranya bertahan dari banjir air mata penyesalan massal ini


Gunung-gunung batu, menirukan tasbih kami
Pasir-pasir menghitung wirid kami


Dan si anak, yang aku tak tahu berkebangsaan apa tertidur di pangkuanku
Pulas sekali
#GusMus #KHMustofaBisri #Puisi #Religi #Syair
BERITA TERKAIT
(Syair) Emha Ainun Najib: Dari Bentangan Langit
Syahadat, Sepasang Kalimat yang Menggetarkan Jagat
Rasulullah: Ikutilah Jejak Orang-orang Setelahku
Kekayaan Menjauhkan Diri dengan Allah
Makam Orang Saleh Semburkan Aroma Wangi
'Memperbaiki' Syahadat
Agar Bersyukur, Seringlah Datang ke Rumah Sakit

ke atas