EKONOMI

Senin, 04 Desember 2017 | 11:30 WIB

Minyak Sawit Bikin Arini Terkaya se-Indonesia

Minyak Sawit Bikin Arini Terkaya se-Indonesia
Wanita terkaya se-Indonesia, Arini Sarraswati Bianto (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Majalah Forbes merilis 50 orang kaya di Indonesia. Dua diantaranya adalah wanita yang kekayaannya mencapai triliunan rupiah.

Di kalangan pebisnis agro, mungkin banyak tahu kiprah bisnis Arini Sarraswati Bianto, puteri pendiri PT Astra Agro Lestari, Benny Subianto. Kini, Arini termasuk barisan konglomerat Indonesia.

Menurut laporan Majalah Forbes bertajuk "Indonesia'a Rich List", ada dua wanita yang masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Dan, puteri pertama Benny Subianto ini, termasuk salah satunya, berada di peringkat 37. Dengan pundi-pundi kekayaan senilai US$820 juta, atau setara Rp11,07 triliun (kurs Rp13.500/US$).

Saat ayahnya meninggal pada Januari 2017, Arini mengambil alih perusahaan keluarga, menjabat Direktur Utama Persada Capital Investama. Di mana, bisnis utamanya di sektor minyak sawot, karet dan batubara.


Selain itu, Arini yang meraih gelar sarjana pada 1994 dari Parsons The New School for Design (AS) dan gelar MBA pada 1998 dari Graduate School of Business at Fordham University, menjabat Presiden Direktur PT Tri Nur Cakrawala, PT Pandu Alam Persada,

Wanita paling tajir di tanah air lainnya adalah Kartini Muljadi (87). Forbes mengestimasikan kekayaannya mencapai US$680 juta, atau setara Rp9,1 triliun.

Kartini memiliki latar belakang hukum, pernah menjadi hakim, dan mendirikan biro konsultan hukum Muljadi&Rekan. Ia adalah lulusan Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia. Kartini memperoleh gelar sarjana pada tahun 1958 silam.

Kartini pun merupakan pebisnis, serta anak-anaknya pun berkecimpung sebagai pengusaha. Ia memiliki saham pada PT Tempo Scan Pacific Tbk. [ipe]
#Forbes #WanitaTerkaya
BERITA TERKAIT
KLHK: Proper Dorong Ketaatan Perusahaan Sampai 92%
Darmin Berharap Berkah di Tahun Politik
Darmin Prediksi Setoran Pajak Kurang 2,6%
Menkop Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp117,1 M
Tren Surplus Menurun, Sikap Darmin Santai
Stok Pangan di Papua Cukup, Harga Terkendali
GINSI Protes Kebijakan Kemendag Harus Gabung Kadin

ke atas