PASAR MODAL

Senin, 04 Desember 2017 | 13:45 WIB

YM Bangga dengan Manajer Investasi Syariah Pertama

Mohammad Fadil Djailani
YM Bangga dengan Manajer Investasi Syariah Pertama
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Hari ini Senin (4/11/2017) mungkin hari yang paling membanggakan bagi Ustaz Yusuf Mansur (YM).

Betapa tidak, dirinya menerbitkan Manajer Investasi (MI) Syariah pertama di Indonesia lewat bendera PT PayTren Aset Manajemen (PAM) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

YM memastikan perusahaan barunya ini telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga masyarakat tidak perlu takut dan khawatir dengan bisnis barunya tersebut.

"Kami berpikir bagaimana kalau masyarakat punya pilihan investasi bukan hanya legal tapi juga syariah," kata YM di Gedung BEI, Jakarta.

Demi meyakinkam para investornya, YM tak segan-segan membacakan detail nomer izin yang dikeluarkan oleh OJK bagi perusahaanya, dalam Salinan Ketupusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-49/D.04/2017 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi kepada PT PayTren Aset Manajemen (PAM).


YM yang dikenal sebagai ustaz kondang ini menambahkan bahwa produknya kali tidak hanya memberikan keuntungan semata bagi investor tapi juga memberikan kenyaman berinvestasi yang tidak diberikan produk reksadana yang lain.

Dalam perkenalan tersebut, PAM meluncurkan 2 produk reksadana syariahnya yang bernama Dana Falah dan Dana Safa. Untuk Dana Falah merupakan reksa dana saham syariah yang dananya dikelola untuk diinvestasikan pada saham yang masuk dalam Daftar Efek Syariah.

Minimum investasi awal untuk Dana Falah investasi awalnya sebesar Rp100 ribu. Sementara untuk porsi portofolionya 80% bersifat ekuitas pada efek syariah, lalu 20% ditempatkan pada efek syariah pendapatan tetap atau sukuk dan pasar uang syariah dan deposito.

Untuk biayanya, ada imbalan jasa manajemen maksimal 3,5%, lalu imbal jasa kustodian sebesar 0,15%, serta biaya pembelian (subscription fee) maksimal 1%. Sementara biaya penjualan kembali dan pengalihan dibebaskan.

Sementara untuk Dana Safa besaran minimum investasi juga sama Rp100 ribu. Seluruh dana investasi akan ditempatkan pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri, atau surat berharga syariah negara (Sukuk) dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun.

Untuk biayanya ada imbalan jasa manajemen sebesar maksimal 1,5% dan imbalan jasa kustodian sebesar 0,15%. Tidak ada subscription fee, penjualan kembali, dan pengalihan. [jin]
#ReksaDana #PAM #YusufMansur
BERITA TERKAIT
Paytren Aset Manajemen Sasar 500 Ribu Investor
Cita-cita YM Majukan Investasi Syariah Tanah Air
Ustaz Yusuf Mansur Rambah Investasi Reksa Dana
Bursa Asia Tertekan Pelemahan Wall Street
Bursa Saham Eropa Bergerak Melemah
IHSG Berbalik Positif 6 Poin ke 6.119
Deutshce Telecom Sepakat Beli Tele2

ke atas