EKONOMI

Selasa, 05 Desember 2017 | 20:20 WIB

KLHK Sinergi Early Warning Karhutla & Peran Warga

KLHK Sinergi Early Warning Karhutla & Peran Warga
(Foto: klhk)
INILAHCOM, Jakarta - Angka kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 2017 berhasil diturunkan. Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya pencegahan yang intensif dilakukan melalui sistem peringatan dini (early warning) pada website www.sipongi.menlhk.go.id.

Masyarakat juga dapat turut memantau titik-titik panas, untuk kemudian segera dilakukan pengecekan (groundcheck), serta patroli terpadu yang melibatkan TNI, Polri, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Manggala Agni, ujar Direktur Pengendalian Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Raffles B Panjaitan saat Dialog Publik Iklim dan Alam Kita di Studio RRI Pro 3, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Raffles menyampaikan, penyebab Karhutla secara umum ada dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam sangat ditentukan oleh fenomena iklim dan kondisi cuaca. Sementara faktor manusia, diantaranya disebabkan oleh pembukaan lahan dengan cara membakar yang masih dilakukan oleh masyarakat karena dianggap lebih cepat, ekonomis, dan efisien.


Dalam mengatasi hal ini, perlu dilakukan pemetaan dan pemantauan pembukaan areal lahan milik masyarakat. Masyarakat juga perlu diberikan bantuan dan pendampingan dalam penerapan teknologi pertanian. Selain itu juga perlu penguatan regulasi oleh Pemerintah terkait pengendalian karhutla, baik di tingkat pusat maupun daerah, tambah Raffles.

Sementara itu, pantauan hotspot pada Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pukul 21.00 WIB (4/12/2017), tidak terpantau hotspot pada satelit NOAA, sedangkan pantauan satelit TERRA AQUA (NASA) terpantau satu hotspot di Provinsi Papua.

Dengan demikian, selama 1 Januari 4 Desember 2017 berdasarkan satelit NOAA terdapat 2.555 titik, sehingga terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.234 titik (32,55 %) dari tahun sebelumnya. Sedangkan total 2.355 titik ditunjukkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Confidence Level 80% atau lebhi, setelah 2016 lalu menunjukkan 3.808 titik, sehingga saat ini menurun sebanyak 1.453 titik (38,15 %). [*]
#KLHK #KementerianLHK #Karhutla
BERITA TERKAIT
Cegah Karhutla sebagai Upaya Bela Negara
KLHK: Proper Dorong Ketaatan Perusahaan Sampai 92%
KLHK Tanamkan Generasi Muda Cinta Lingkungan
Litbang KLHK Raih Pusat Riset Unggulan 2018-2020
KLHK: Karhutla Harus Fokus pada Pencegahan
KLHK Bangun Pilot Project Reaktor Biomassa
RI Optimistis Kelola Ketahanan Iklim Bangsa

ke atas