EKONOMI

Rabu, 06 Desember 2017 | 00:16 WIB

Menkeu Yakin 2018 Momentum Perbaikan Ekonomi

M Fadil Djailani
Menkeu Yakin 2018 Momentum Perbaikan Ekonomi
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan tahun 2018 merupakan tahun menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Momentum pertumbuhan ekonomi mulai meningkat, demikian juga volume perdagangan dunia juga meningkat cukup tajam dari 2,2% menjadi 4%. APBN 2018 menganggarkan belanja negara sebesar Rp2.220,7 triliun, di mana 20% (Rp444,1 triliun) dari anggaran tersebut adalah untuk meningkatkan akses, distribusi, dan kualitas pendidikan. Dana tersebut dialokasikan kepada Pusat (Rp149,7 triliun), Transfer ke Daerah (Rp279,5 triliun).


Selain itu untuk Pembiayaan (Rp15 triliun) dengan sasaran target untuk Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Beasiswa Bidik Misi, Pembangunan/Rehab sekolah/Ruang kelas, serta Tunjangan Profesi Guru baik yang PNS, PNSD, maupun Non PNS.

Oleh karena itu, pemerintah menentukan arah kebijakan dalam bidang pendidikan berupa: (1) meningkatkan akses, distribusi, dan kualitas pendidikan; (2) memperbaiki kualitas sarana dan prasarana sekolah; (3) Sinergi Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah; (4) Memperkuat pendidikan kejuruan dan sinkronisasi kurikulum SMK; (5) Sinergi program peningkatan akses (BOS, PKH, PIP, Bidik Misi dan DPPN) untuk sustainable education; dan (6) Meningkatkan akses pendidikan bagi siswa miskin.

APBN akan terus diupayakan untuk menjadi instrumen yang sehat, kredibel, dan efektif dan tentu saja kita akan terus melakukan reform baik dari sisi penerimaan negara maupun dari sisi belanja agar dampaknya kepada masyarakat dan ekonomi akan semakin baik, dan dari sisi pembiayaan kita akan melakukan secara prudent," kata Sri Mulyani seperti di kutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Selasa (5/12/2017).
#APBN2018
BERITA TERKAIT
Bank Dunia Ramalkan Ekonomi RI 2018 Lebih Rendah
Anggaran Fokus Kegiatan Ecek-ecek, Jokowi Kecewa
KLHK: Proper Dorong Ketaatan Perusahaan Sampai 92%
Darmin Berharap Berkah di Tahun Politik
Darmin Prediksi Setoran Pajak Kurang 2,6%
Menkop Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp117,1 M
Tren Surplus Menurun, Sikap Darmin Santai

ke atas