MOZAIK

Kamis, 07 Desember 2017 | 21:00 WIB

Siapa yang Berhak Mengharamkan Produk Kafir?

Siapa yang Berhak Mengharamkan Produk Kafir?
(Foto: Ilustrasi)
TIDAKKAH sampai kepada orang-orang yang sering menyeru pemboikotan terhadap produk orang kafir, pemboikotan terhadap coca-cola, Mc Donald, Pizza Hut, facebook yaitu bukti-bukti yang menceritakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga bermuamalah dengan orang kafir, bahkan menggunakan produk mereka dan menerima hadiah padahal hadiah tersebut asalnya adalah produk orang kafir?Tidakkah mereka melihat bukti-bukti di atas dengan mata hati bukan dengan hawa nafsu?

Kenapa barang-barang tersebut mesti diboikot? Padahal orang yang memboikot tersebut bukanlah pemerintah yang memiliki wewenang dan kekuasaan? Kenapa mereka mengharamkan barang-barang yang sebenarnya halal?

Allah Taala berfirman, Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat . Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. (QS. Al Araaf: 32)


Dalam ayat ini, Allah Taala mengingkari siapa saja yang mengharamkan makanan, minuman, pakaian, dan semacamnya, padahal tidak Allah haramkan. Allah Taala berfirman, Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu. (QS. Al Baqarah: 29).

Maksudnya, adalah Allah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini untuk dimanfaatkan. Itu berarti diperbolehkan selama tidak dilarang oleh syariat dan tidak mendatangkan bahaya. Jadi, mengharamkan sesuatu haruslah berdasarkan dalil dari Allah dan Rasul-Nya. Jika tidak ada, maka kita kembali ke hukum asal setiap barang atau benda yaitu halal.

Semoga bermanfaat. [Muhammad Abduh Tuasikal]
#HukumIslam #Akidah #NonMuslim #Toleransi
BERITA TERKAIT
Jangan Boros Air! Ini Cara Wudu Rasulullah
Inilah Wujud Realisasi Tujuan Penciptaan Manusia
Sadarilah Tujuan Penciptaan Manusia
Apabila Meninggalkan Rukun Islam: Puasa Ramadan
Apabila Meninggalkan Rukun Islam: Salat
Ingatlah! Riba akan Hancur, Sedekah akan Subur
Ini Makna Asli Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

ke atas