EKONOMI

Rabu, 06 Desember 2017 | 15:30 WIB

Janji Bos Pajak Anyar Bersihkan Suap dan Korupsi

M Fadil Djaelani
Janji Bos Pajak Anyar Bersihkan Suap dan Korupsi
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang baru dilantik, Robert Pakpahan (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang baru dilantik, Robert Pakpahan, berjanji membasmi praktik suap dan penyakit korupsi di institusinya.

Kata Robert, menjadi pegawai pajak memiliki tingkat godaan yang tinggi untuk melakukan tindakan korupsi, terutama tawaran dari para Wajib Pajak (WP). "DJP adalah institusi yang paling sensitif, tinggi godaaan terhadap korupsi," kata Robert dalam acara 'Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional DJP 2017' yang diselenggarakan di Kantornya, Rabu (6/12/2017).

Maka dari itu kata pria kelahiran Tanjung Balai, Sumatera Utara ini dirinya akan membuat sistem teknologi yang terintegrasi, sehingga meminimalisir potensi pegawai pajak untuk menerima suap.


"Kami akan membuat sistem lebih handal lagi untuk mencegah korupsi. Kami yakin mayoritas insan DJP sangat mendukung anti korupsi bekerja apa adanya, bekerja tanpa melakukan korupsi," katanya.

Robert menegaskan, jika DJP bersih dari praktik korupsi akan sangat membantu dan memudahkan DJP dalam memungut pajak, lantaran kepercayaan masyarakat meningkat dan mau untuk membayar pajak. "Apabila sistem yang kami bangun cukup handal, sedianya akan bisa mengurangi kesempatan korupsi di DJP," paparnya. [ipe]


#DirjenPajak #MenkeuSMI #Pajak
BERITA TERKAIT
Ini Tujuan Perbaikan Skema Proyek Infrastruktur
Anggaran Jumbo untuk Bencana, SDM & Infrastruktur
Pemerintah Ingin Proyek LRT Tanpa Korupsi
Babinsa Kudus Ikut Pungut Pajak Kendaraan
Sri Mulyani Ingatkan Jangan Tergiur Bitcoin
Mulyani Jamin Defisit Anggaran 2017 Menclok 2,2%
DJKN Kemenkeu Terus Buru Aset 22 Penikmat BLBI

ke atas