EKONOMI

Rabu, 06 Desember 2017 | 16:47 WIB

Menkeu Tunggu Dampak Reformasi Pajak Ala Trump

M Fadil Djailani
Menkeu Tunggu Dampak Reformasi Pajak Ala Trump
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (Foto: Inilahcom/M Fadil Dj)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati masih melihat dampak dari kebijakan reformasi pajak yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, akan berpengaruh kah terhadap Indonesia.

"Efeknya ke negara lain maupun Indonesia masih dibahas," kata Sri Mulyani saat ditemui di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Reformasi pajak yang dicanangkan Trump dan Partai Republik telah disahkan oleh Senat Amerika Serikat (AS). Trump berniat memangkas tarif pajak korporasi dari 35% menjadi 15%, yang lebih rendah dari tarif pajak korporasi di Indonesia sebesar 25%.


Dibandingkan negara lain, tarif PPh badan di Indonesia masih tinggi. Di Singapura 17%, Thailand 23% dan Malaysia 24%. Bahkan Malaysia tengah mengkaji penurunan tarif PPh badan sampai ke angka 15%. Adapun tarif PPh Badan Vietnam akan diturunkan dari 20% menjadi 17% setelah sebelumnya sebesar 22%.

Dengan begitu lanjut Sri Mulyani, pemerintah akan mengawasi setiap dampak yang timbul dari kebijakan Trump ini. Dan berharap kebijakan tersebut tidak akan memberikan dampak negatif bagi perpajakan Indonesia.

"Indonesia tetap akan mencoba melindungi kepentingan Indonesia dalam perubahan policy global ini sehingga kepentingan dari pemungutan pajak di Indonesia dan hak-hak untuk RI memungut pajak tidak tererosi dengan adanya perubahan kebijakan di negara-negara lain," kata menteri kelahiran Lampung ini. [hid]
#:MenkeuSMI
BERITA TERKAIT
Ini Tujuan Perbaikan Skema Proyek Infrastruktur
Anggaran Jumbo untuk Bencana, SDM & Infrastruktur
Pemerintah Ingin Proyek LRT Tanpa Korupsi
Sri Mulyani Ingatkan Jangan Tergiur Bitcoin
Mulyani Jamin Defisit Anggaran 2017 Menclok 2,2%
DJKN Kemenkeu Terus Buru Aset 22 Penikmat BLBI
Anggaran Fokus Kegiatan Ecek-ecek, Jokowi Kecewa

ke atas