MOZAIK

Jumat, 08 Desember 2017 | 00:04 WIB

Demi Satu Meter Seperempat Manusia Bertarung

KH Ahmad Imam Mawardi
Demi Satu Meter Seperempat Manusia Bertarung
(Foto: Ilustrasi)
BERANGKAT pagi pulang petang, kadang pula pulang pagi. "Demi kehidupan" katanya. Iya, manusia bertarung dengan alam, bertarung dengan manusia dan bahkan bertarung dengan dirinya sendiri. Uang tak pernah tidur dan selalu saja ada cara memanggil manusia untuk terus begadang dan "berdagang."

Teringatlah saya pada pertanyaan sindiran pujangga lama: "Engkau terlahir dengan panjang badan seperempat meter. Engkau meninggal dengan panjang badan satu setengah meter. Apakah demi satu meter seperempat itu engkau rela menderita di akhirat kelak karena berebut sesuatu tanpa ikut aturan?"


Iya. Boleh kita bekerja keras, namun jangan sampai menghancurkan aturan. Ya, boleh kita terus bersemangat kerja, namun jangan sampai menghalalkan segala cara. Ya, boleh kita terus mengejar keinginan dan cita, namun ingat bahwa kita selalu juga dikejar ajal.

Berimbang dan seimbang adalah pilihan yang melegakan. Mengikuti aturan adalah keniscayaan yang diikuti para bijak. Bersabar dan bersyukur adalah hiasan hidup kesukaan manusia pilihan. Renungkan. Salam, AIM. [*]
#PencerahHati #Pencerah Hati #AhmadImamMawardi
BERITA TERKAIT
Membaca Jalan yang Ditapaki Kaki Kita
Ini Desember, Terimakasih Atas Segalanya Ya Allah
Perhatian dalam Memasuki Jalan Tol Kehidupan
Berburu Cahaya dalam Kehidupan
Kerupuk Brunei dan Peneguhan Identitas
Ingin Tak Bosan Jalani Hidup? Ini Tipsnya
Mustajabnya Doa Rasulullah Muhammad

ke atas