TEKNOLOGI

Kamis, 07 Desember 2017 | 14:30 WIB

Google Kerahkan 10.000 Staf Awasi Konten YouTube

Google Kerahkan 10.000 Staf Awasi Konten YouTube
(Foto: Ilustrasi)
INILAHCOM, San Francisco - Google akan mengerahkan 10.000 staf untuk memburu konten ekstremis di platform YouTube mereka menyusul kritik baru-baru ini.

CEO YouTube Susan Wojcicki mengakui bahwa 'para aktor jahat' telah menggunakan situs berbagi video itu untuk 'menyesatkan, memanipulasi, melecehkan dan bahkan menyakiti'.


"Kami akan melanjutkan pertumbuhan tim kami, dengan tujuan menambah jumlah total orang-orang di seluruh Google yang bekerja menangani konten yang dapat melanggar kebijakan kami menjadi lebih dari 10.000 personel pada 2018," kata Wojcicki, seperti dilansir AFP.

Dia mengklaim YouTube telah mengembangkan teknologi 'pembelajaran komputer' untuk mengidentifikasi video-video ekstremis, dan itu juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi konten yang berisiko membahayakan keselamatan anak-anak.

Perdana Menteri Inggris Theresa May menekan raksasa-raksasa internet untuk membasmi materi radikal online menyusul serangkaian serangan teror. Pada pekan lalu, YouTube juga telah menarik 150 ribu video anak-anak setelah muncul komentar cabul tentang mereka diunggah oleh sejumlah penonton.
#Google #YouTube #konten
BERITA TERKAIT
Google Maps Bakal Tambah Fitur Angkutan Umum
Kini Cortana Terhubung dengan Gmail
Google Akan Bangun Pusat Riset AI di Beijing
Penelusuran Terpopuler Google di Indonesia di 2017
Rekap Pencarian Teratas di Google Sepanjang 2017
LIKE Jadi Aplikasi Terpopuler di Google Play
Google: Habib Rizieq Tokoh Terpopuler 2017

ke atas