GAYA HIDUP

Kamis, 07 Desember 2017 | 16:15 WIB

Pentingnya Rumah Singgah untuk Kesehatan

Mia Umi Kartikawati
Pentingnya Rumah Singgah untuk Kesehatan
(Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Rumah singgah sangat dibutuhkan oleh para keluarga dari anak yang sedang mengalami kesehatan kritis.

Biasanya, banyak keluarga atau orangtua anak yang kesulitan mencari penginapan saat buah hatinya mendapat perawatan khusus. Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan program untuk memmbangun rumah singgah yang kini sudah ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) di unit Kiara. Ini adalah sebuah program yang juga didukung oleh perusahaan Cargill.

"Kami memiliki family room dan menampung anak - anak yang sedang menunggu untuk diperiksa di RSCM. Ini juga berkapasitas 12 kamar tidur. Rumah singgah ini memberikan tempat agar keluarga dan pasien anak dapat bersama dan dekat saat menjalankan perawatan kesehatan," papar Caroline Djajadiningrat saat ditemui di acara Cargill donasi 100.000 US$ untuk yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), Jakarta, Kamis (07/12/2017).

Tidak hanya di RSCM, pihak RMHC juga membuat rumah singgah di daerah Lebak Bulus. Tempat tersebut dipilih agar lebih dekat dengan rumah sakit Fatmawati yang juga menjadi rujukan rumah sakit nasional.

"Rumah singgah kami di daerah Lebak Bulus dekat dengan rumah sakit Fatmawati. Perhari kami melayani lebih dari 100 pasien," tambahnya.


Masih menurutnya, orangtua dan keluarga pasien benar - benar membutuhkan tenaga yang ekstra untuk menjaga buah hatinya yang sedang sakit. Terumata untuk orang - orang yang tinggal di luar kota.

"Kami suka melihat para orangtua yang sedang menunggu anaknya tiduran dan istirahat di selasar. Karena itu kami membuat rumah singgah. orangtua bukan saja bisa tidur dan istirahat, tetapi bisa mencuci dan makan karena kami juga menyiapkan makanan pokok. fokus kami orang yang memiliki tempat tinggal di luar kota," ujarnya.

Tidak hanya rumah singgah, RMHC juga menjalankan program khusus memberikan grant immunization kepada anak - anak yang berada di daerah Bali dan provinsi Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

"Sekitar 24 ribu anak sudah terimunisasi. Kemudian, 2018 rencananya akan memberikan pelayanan imunisasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Sulawesi Utara, dengan target 37.000 anak," tegasnya.

Derek Schoonbaert, President Direktur PT. Cahaya Gunung Foods, perusahaan Joint Venture Cargill dan So Good Food menjelaskan, pihaknya sangat fokus untuk bantuan tersebut. Dia berharap, bantuan ini akan terus berkesinambungan untuk waktu kedepan.

"Kami berharap donasi ini menginspirasi pihak - pihak lain untuk bersama mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia," tegas Derek. (tka)
#rumah #singgah #kesehatan #anak #orangtua #keluarga #im
BERITA TERKAIT
(Cek Kesehatan Sebelum Nikah) Tekan Angka Kematian Anak
Ibu Hamil Sehat, Anak Selamat
Hindari Kehamilan yang Tidak Direncakan
Orang Tua Harus Bijak Pilih Nutrisi untuk Anak
Begini Cara Merencanakan Sebuah Keluarga
Mengenal Lebih Dalam Soal Difteri
Jakarta Menuju Kota Layak Anak

ke atas