NASIONAL

Kamis, 07 Desember 2017 | 14:59 WIB

Diplomasi RI Diharap Didukung Soal Yerussalem

Ahmad Farhan Faris
Diplomasi RI Diharap Didukung Soal Yerussalem
Anggota Komisi I DPR RI, Arwani Thomafi (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Arwani Thomafi mendukung sepenuhnya dan mendorong lebih kuat lagi upaya Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan sikap politik RI terkait penetapan Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Di samping itu, Arwani juga mengapresiasi peran Indoensia dalam OKI melalui Wakil Tetap RI untuk OKI yang telah menggelar pertemuan luar biasa di Jedah khusus merespons rencana Amerika Serikat mengakui Yerussalem jadi Ibu Kota Israel.

"Sikap pemerintah ini harus didukung seluruh stakeholder untuk menunjukkan sikap kolektif bangsa Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina," kata Arwani di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Menurut dia, sikap Republik Indonesia dalam persoalan Palestina cukup jelas, lugas dan tegas yakni mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, sikap tersebut tertuang dalam politik luar negeri Indonesia maupun dalam kapasitas sebagai anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).


"Yang telah menghasilkan resolusi Jakarta dalam KTT Luar Biasa di Jakarta pada tahun 2016 sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Palestina," ujar Anggota DPR Fraksi PPP ini.

Ia menilai pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump hanyalah menunjukkan sikap politik populis untuk kepentingan domestik Amerika, sebab pidato tersebut sama sekali mengabaikan prinsip-prinsip kesetaraan, kemanusiaan dan perdamaian.

"Pidato Trump juga membuat stigmatisasi negatif atas perjuangan kemerdekaan Palestina sebagai sikap ekstremis. Perjuangan Palestina adalah perjuangan kemanusiaan dan penegakan HAM. Jelas, politik luar negeri AS mengabaikan upaya damai yang dirintis di Palestina serta stabilitas di kawasan Timur Tengah," jelas dia.

Untuk itu, Arwani mengatakan rencana Amerika Serikat yang menjadikan Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel harus ditolak karena memukul mundur ikhtiar damai yang dirintis oleh berbagai pihak dalam mewujudkan kemerdekaan di Palestina.

"Rencana tersebut harus ditolak keras karena nyata-nyata bertentangan dengan resolusi legalitas Yerusalem yang merupakan bagian dari Palestina," tandasnya. [ton]
#Yerusalem
BERITA TERKAIT
Ketua PBNU Bakal Tolak Jika Dipanggil Dubes AS
IPS Isi Yerusalem Ibu Kota Israel Harus Ditarik
Pimpinan DPR Siap Hadiri Aksi Bela Palestina
GNPF Ulama Harap DPR Hadir di Aksi Bela Palestina
GNPF Ulama Undang Agama Lain Bela Palestina
Aparat Harus Selidiki Produksi Buku SD Soal Israel
Polri Siap Kawal Aksi Bela Palestina di Kedubes AS

ke atas