DUNIA

Kamis, 07 Desember 2017 | 16:40 WIB

DPR AS Kecam Pembersihan Etnis Rohingya

DPR AS Kecam Pembersihan Etnis Rohingya
Pengungsi Rohingya (Foto: vocfm)
INILAHCOM, Washington-- DPR AS mengecam pembersihan etnis Rohingya di Myanmar dan Rabu waktu Washington, atau Kamis (07/12/2017) dinihari WIB meloloskan resolusi penghentian kekerasan terhadap etnis minoritas di sana.

Resolusi itu merupakan langkah pertama yang nantinya bisa mengarah pada pembuatan rancangan undang-undang sanksi yang bertujuan memberlakukan tekanan finansial terhadap militer Myanmar.

"Ini adalah isu moral dan isu keamanan nasional," kata Ed Royce, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri seperti dikutip dari VOA.


Sekitar 600 ribu warga Rohingya telah mengungsi ke Bangladesh dalam beberapa bulan terakhir sehingga menimbulkan krisis kemanusiaan.

"Ratusan orang telah dibunuh," kata Royce. "Sekurang-kurangnya 200 desa telah dibakar."

Royce menambahkan, ada laporan mengenai pemerkosaan dan berbagai jenis kekerasan yang dilakukan terhadap warga Rohingya. [lat]
#DPR #AS #Rohingya
BERITA TERKAIT
(Untuk Hilangkan Bukti Pembantaian) Myanmar Buldoser Kuburan Massal Rohingya
(Kembalinya Pengungsi Rohingya) PBB: Myanmar Gagal Ciptakan Kondisi Aman
(Menlu Inggris Minta PBB) Awasi Pemulangan Pengungsi Rohingya
Reuters dan Investigasi Pembunuhan Rohingya
Presiden Trump Usul Guru Dibekali Pistol
Banyak Sekolah AS Larang Protes Anti-Senjata Api
Saudi Gelar Pameran Peralatan Militer di Riyadh

ke atas