NASIONAL

Kamis, 07 Desember 2017 | 22:00 WIB

KPK Tuntut Andi Narogong 8 Tahun Penjara

Indra Hendriana
KPK Tuntut Andi Narogong 8 Tahun Penjara
Andi Agustinus alias Andi Narogong (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Andi Agustinus alias Andi Narogong dituntut dengan pidana penjara selama delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain pidana penjara, tim Jaksa KPK juga menuntu Andi membayar uang denda senilai Rp1 miliar dan susider enam bulan kurungan.

Andi dinyatakan terbukti bersalah dan meyakinkan terbukti memperkaya diri sendiri, orang lain dan korporasi dalam korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Perbuatan Andi telah membuat kerugian negara Rp2,3 triliun.


"Kami menuntut agar majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa Mufti Nur Irawan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Menurut jaksa, perbuatan Andi tidak mendukung pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Perbuatan Andi berakibat masif, yang menyangkut kedaulatan data kependudukan nasional.

Selain itu, jaksa menilai dampak negatif perbuatan Andi masih dirasakan sampai saat ini. Kemudian, perbuatannya telah menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.

Jaksa menilai Andi terbukti melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.[jat]
#EKTP #AndiNarogong
BERITA TERKAIT
KPK Bakal Tunggu Kicauan Nazar Soal e-KTP
Novanto Jawab Tantangan KPK di Sidang Selanjutnya
Andi Narogong Bantah Beri Uang ke Ganjar Pranowo
Reaksi Ganjar Soal Namanya Hilang di Dakwaan e-KTP
KPK Bantah 'Main Mata' dengan Politisi PDIP
JK Sindir Novanto Bukan Akuntan yang Baik
Akui Bersalah, Andi Narogong Pasrah Vonis Hakim

ke atas