NASIONAL

Jumat, 08 Desember 2017 | 01:03 WIB

DPD Pamekasan Tunggu Arahan DPP Golkar

DPD Pamekasan Tunggu Arahan DPP Golkar
Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin enggan membeberkan kandidat yang akan diusung pada Pemilukada 2018. (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Pamekasan - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Pamekasan, Ikhwanul Muttaqin memasrahkan penuh rekomendasi pilkada serentak 2018 terhadap pengurus pusat.

Bahkan pihaknya menagaskan belum menentukan arah dukungan terhadap beberapa figur yang memiliki potensi kuat untuk maju pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

"Kami belum bisa menentukan arah dukungan sebelum surat rekom dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) turun, karena rekom itu terbit kemungkinan besar akhir Desember 2017," kata Ketua DPD Pamekasan Ikhwanul Muttaqin, Kamis (7/12/2017).

Diakuinya, rekomendasi tersebut nantinya turun menyusul pendaftaran pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati harus masuk pada Januari 2018. "Sudah jelas dalam undang-undang pilkada, rekom itu kewenangan DPP. Jadi sampai sekarang rekom belum kami terima," ungkapnya.


Selama ini pihaknya sudah melakukan penjaringan terhadap para figur yang tengah bersaing, baik figur internal maupun eksternal sesuai dengan mekanisme partai. "KH Kholilurrahman dan Badrut Tamam memang bersaing, kedua figur ini memang santer. Baik popularitas maupun elektabilitas," jelasnya.

"Tapi yang pasti Golkar kan tidak sebatas (memberikan rekomendasi) calon bupati, sebab yang namanya rekom itu harus komplit," sambung pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pamekasan.

Tidak hanya itu, pihaknya tidak menampik partainya sudah melakukan komunikasi politik dengan beberapa figur termasuk Badrut Tamam dan KH Khalilurrahman. Namun arah dukungan nantinya baru ditentukan setelah rekomendasi DPP Golkar turun sebagai dasar pendaftaran ke KPU.

"Memang hasil survie dua figur (Badrut Tamam dan KH Kholilurrahman) ini bagus. Tapi yang pasti setelah rekom sudah jelas, baru nanti kami sampaikan," pungkasnya.[beritajatim]
#PilkadaSerentak2018
BERITA TERKAIT
PDIP Usung Marianus-Emilia di Pilgub NTT
(Pilkada Maluku 2018) Pernah Dikawal, Mega Pilih Murad Ismail Jadi Cagub
Pilkada Sultra, PDIP Usung Asrun-Hugua
(Pilkada Serentak 2018) Mega Umumkan Langsung Paslon di Empat Daerah
Pilkada Maluku,Prabowo Diminta Dengar Suara Partai
Bawaslu Sebut TTS Rawan Konflik di Pilkada 2018
Bawaslu Sebut Politik Uang Masih Rawan di Pilkada

ke atas