NASIONAL

Jumat, 08 Desember 2017 | 06:31 WIB

Novanto Masih Punya Peluang Politik

Ivan Setyadi
Novanto Masih Punya Peluang Politik
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tampaknya sulit mencari celah untuk lolos dari jerat hukum pasca lengkapnya berkas penyidikannya dan segera disidang.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio melihat, Novanto tinggal punya peluang menjaga jabatan politiknya di Golkar yang segera menggelar Munaslub.

"Belum tentu kubu SN kalah melawan kubu yang direstui pemerintah, sebab akar rumput SN memang kuat," kata Hendri kepada INILAHCOM, Kamis (7/12/2017).


Jika desakan munaslub menguat, Novanto masih mungkin mengutus loyalisnya untuk ikut bertarung memperebutkan kursi ketua umum yang ditinggalkannya.

"Bila dihitung dari pemilik suara di Golkar itukan lebih dari 400 suara kalau saya tidak salah, nah ini diperlukan kerja keras buat 31 DPD 1 untuk meyakinkan DPD 2 untuk satu kata gekar munaslub," ungkapnya.

Kemudian, masih ada peluang bagi kubu Novanto untuk mempersiapkan diri merebut kursi ketum sesuai jabatan.

"Kubu SN juga bisa come back di Munas 2019 bila ternyata kali ini kalah," tandasnya.
#SetyaNovanto #Golkar #KorupsieKTP
BERITA TERKAIT
KPK Bakal Kesuilitan Hadapi Novanto Di Pengadilan
Novanto Tunjukkan Sikap Ksatria Di Akhir
Dave: Golkar Jadi Sasaran Tembak KPK
Pengacara Duga Masalah Novanto Dibuat-buat
Novanto Terkesan Sendiri Berbuat Korupsi e-KTP
Bisa Jadi Airlangga Dukung Aziz
Penolakan Aziz Sebagai Ketua DPR untuk Kebaikan

ke atas