MOZAIK

Rabu, 10 Januari 2018 | 01:11 WIB

Antara Memiliki dan Diamanahi

KH Abdullah Gymnastiar
Antara Memiliki dan Diamanahi
(Foto: Ilustrasi)
ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maha Menatap, menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang husnul khotimah. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Allah Swt berfirman, Berimanlah kamu kepada Allah dan Rosul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.(QS. Al Hadiid [57] : 7)

Penting untuk kita menyadari bahwa apa yang kita miliki bukanlah milik kita. Tiada lain kita hanyalah diamanahi saja oleh Allah Swt. Ada perbedaan yang sangat besar antara merasa memiliki dengan merasa diamanahi.


Orang yang merasa memiliki cenderung memperlakukan apa yang ia miliki itu sesuai dengan keinginannya, bahkan sesuai dengan hawa nafsunya. Sedangkan orang yang merasa diamanahi akan memperlakukan apa yang ada padanya itu sesuai dengan keinginan atau kehendak yang mengamanahi.

Sebagai contoh, kita punya uang dan kita merasa ini uang milik kita sehingga kita merasa bebas mau belanja apa saja dengan uang itu sesuai keinginan kita. Tapi, berbeda jika uang yang kita pegang itu uang amanah dari pihak lain, maka kita akan sadar bahwa uang tersebut tidak boleh digunakan sesuai keinginan kita, melainkan harus sesuai dengan maksud yang mengamanahkan.

Demikianlah dalam hidup ini, apa yang kita miliki sesungguhnya adalah amanah dari Allah Swt. Harta kekayaan kita hakikatnya bukanlah milik kita, melainkan amanah dari Allah. Sehingga menggunakannya pun harus sesuai dengan apa yang Allah ridhoi. Bagi yang sudah dikaruniai anak, maka anak bukanlah milik kita melainkan amanah dari Allah. Oleh karena itu, didiklah dan bimbinglah anak kita ke jalan yang Allah ridhoi.

Saudaraku, apa yang kita punya adalah amanah dari Allah Swt. Semoga kesadaran akan hal ini bisa membuat kita semakin mawas diri dalam hidup di dunia ini, agar yang kita lakukan ada dalam keridhoan Allah Swt.Aamiin yaa Robbalaalamiin. [smstauhiid]
#InilahKehidupan #TausyiahKehidupan #AaGym
BERITA TERKAIT
Ikhtiar dan Tawakal
Kalau Punya Keinginan
Apa yang Allah Tahu
Menjadi Teladan
Dua Tanda Dosa
Belajar Pada yang Kecil
Orang yang Paling Cerdas

ke atas