NASIONAL

Rabu, 03 Januari 2018 | 02:05 WIB

Mahfud: Kasus Novel Seharusnya Mudah Diselesaikan

Mahfud: Kasus Novel Seharusnya Mudah Diselesaikan
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menilai kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan seharusnya tidak menyulitkan kepolisian untuk segera menuntaskannya.

"Kalau dari sudut teknis keamanan yang dikuasai kepolisian, sebenarnya mudah mengusut kasus Novel," kata Mahfud di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (2/1/2018).

Menurut dia, kepolisian seharusnya tidak kesulitan menangani kasus itu karena selama ini institusi penegakan hukum itu selalu cepat mengusut setiap kasus kriminal lainnya seperti kasus penculikan, hingga kasus mutilasi yang dengan cepat bisa diketahui identitas pelakunya.

"Bahkan orang lari dari penjara belum 24 jam sudah ketangkap. Masak kasus Novel tidak bisa," kata dia.


Oleh sebab itu, Mahfud menilai jika tidak segera diselesaikan, kasus penganiayaan terhadap Novel akan terus menjadi isu utama pada 2018.

"Pada 2018 masih akan menjadi isu karena kasus Novel sering dikaitkan dengan tugas pemberantasan korupsi. Artinya, Novel itu nampaknya dianiaya koruptor dengan menggunakan tangan-tangan tersembunyi," kata dia.

"Menurut saya berdasarkan kepercayaan masyarakat pada profesionalitas polisi, kasus itu bisa diselesaikan," kata Mahfud.

Sebelumnya, pihak Polri menyebutkan penanganan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan menjadi pekerjaan rumah Polda Metro Jaya. Penyidik bahkan telah memeriksa lima orang yang diduga pelaku namun semuanya disimpulkan tidak terlibat.

"Belum terungkapnya kasus tersebut bukan berarti penyidik tidak bekerja atau tidak mengungkap namun (ada) kendala teknis yang ditemukan di lapangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Rikwanto.[tar]
#NovelBaswedan #KPK
BERITA TERKAIT
KPK Diminta Pertimbangkan Audit SKL BLBI
Polri: Pemeriksaan Ajudan Novanto tak Melanggar
Bima Arya Klaim Tak Ikutan Kasus Korupsi Jambu Dua
Berkas Lengkap, Walkot Cilegon Segera Disidang
Punya Tambang Batubara, Bupati Rita Beli Tas KW
Bima Arya-Dedie Lengkapi Berkas LHKPN ke KPK
KPK Rahasiakan Hasil Pemeriksaan Ajudan Novanto

ke atas