NASIONAL

Rabu, 03 Januari 2018 | 11:00 WIB

Kasus Novel, Polisi Banyak Ditawari Paranormal

Happy Karundeng
Kasus Novel, Polisi Banyak Ditawari Paranormal
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (Foto: Inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan banyak orang menawarkan jasa parapsikolog (paranormal) lewat hotline yang dibuka Polda dalam kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Iya banyak yang tawarkan jasa paranormal," katanya di Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Ia menegaskan sekaligus mengimbau bahwa polisi tidak menerima tawaran semacam itu. Secara profesional polisi akan tetap mencari terduga pelaku menggunakan bukti-bukti hasil penyelidikan yang ada.

"Enggak lah, polisi kan sesuai dengan bukti-bukti di lapangan saja," jelasnya.

Argo meminta masyarakat tak perlu khawatir apabila ingin menyampaikan informasi terkait keberadaan terduga pelaku Novel ke polisi melalui hotline yang ada. Karena polisi siap menjamin keselamatan mereka.


Sejauh ini sejak hotline dibuka, belum diterima laporan masyarakat yang menyampaikan keberadaan terduga pelaku.

"Sampai sekarang belum dapat informasi yang signifikan tetapi penyidik masih terus bekerja untuk mengungkap siapa sih yang melakukan," katanya.

Diketahui, dua sketsa wajah terduga pelaku penyiraman dengan air keras terhadap Novel Baswedan telah dirilis langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis bersama pimpinan KPK pada Jumat 23 November lalu. Dua sketsa tersebut langsung disebar luaskan ke seluruh pelosok Indonesia, terutama di polres-polres setempat.

Novel Baswedan sebelumnya diserang dengan cipratan air keras ke wajahnya. Kejadian tersebut terjadi pada 11 April 2017.

Sejak saat itu ia terpaksa mendapat perawatan intensif. Sebab, mata kirinya terancam mengalami kebutaan permanen. [rok]
#NovelBaswedan
BERITA TERKAIT
KPK-Polda Metro Sudah Bertemu Soal Kasus Novel
Ratusan Orang Telepon Polisi Soal Penyiram Novel
Pohon Beringin Tumbang Timpa Rumah, Mobil & Motor
Ridwan Kamil Sudah Tingkalkan Rumah Dinasnya
Mancing di Laut, Warga Sumenep Ditemukan Tewas
Pembunuh Polisi di Semarang Lebih dari Satu
"KPU Jangan Banyak Komunikasi dengan DPR"

ke atas