MOZAIK

Minggu, 07 Januari 2018 | 00:04 WIB

Berita Kematian Lebih Besar Ketimbang Kelahiran

KH Ahmad Imam Mawardi
Berita Kematian Lebih Besar Ketimbang Kelahiran
(Foto: Ilustrasi)
COBALAH cermati, selalu saja berita kematian itu lebih menjadi perhatian ketimbang berita kelahiran. Hal ini dikarenakan oleh, pertama, fakta bahwa kematian adalah peristiwa kesedihan, kehilangan. Sementara kelahiran adalah peristiwa kebahagiaan, kemunculan. Fokus kebanyakan manusia adalah lebih pada yang membuat sedih ketimbang yang membuat bahagia.

Alasan kedua adalah karena kematian adalah peristiwa yang paling menentukan hakikat bahagia dan derita. Kematian yang indah dengan membawa kalimat terindah yang dikenal dengan kalimah thayyibah adalah prestasi puncak yang dikehendaki setiap orang beriman. Semoga kita termasuk di dalamnya.


Mengapa disebut sebagai prestasi puncak? Karena hal itulah yang akan menjadikan ruh kita bangga dan bahagia menghadap Rabb al-'Aalamiin. Sadarilah bahwa ketika manusia mati, jasadnya dikubur dalam tanah dan ruhnya naik ke atas. Ini bukti bahwa urusan ruh jauh lebih penting dari urusan badan. Namun, mengapa banyak orang yang masih lebih peduli pada urusan tubuh ketimbang urusan ruhnya?

Bagaimanakah keadaan ruh pasca kematian? Ulama berkata, Tak ada tempat yang bisa ditinggali seseorang setelah kematiannya kecuali tempat yang telah dibangunnya sebelum kematiannya. Jika dibangunnya dengan kebaikan, maka baiklah tempat tinggalnya. Jika dibangunnya dengan kejelekan atau kejahatan maka celakalah dia.

Pilihan di tangan kita. Mari kita bangun "kuburan" kita dengan kebaikan-kebaikan. Salam, AIM. [*]
#PencerahHati #Pencerah Hati #AhmadImamMawardi
BERITA TERKAIT
Bagian Mana yang Paling Kita Perhatikan?
Itu Buah Doamu, Terimalah dengan Lapang Dada
Selesaikan Urusan Sendiri, Baru Masalah Orang Lain
Pelajaran Berharga dari Penjahit tentang Kehidupan
Pelajaran dari Penjual Sate tentang Kebahagiaan
Wisata Kuburan dan Kuburan Wisata di Selandia Baru
Masa pun Berputar, Keadaan pun Berganti

ke atas