MOZAIK

Kamis, 11 Januari 2018 | 00:11 WIB

Solusi Masalah itu yang Paling Inti Apa?

KH Ahmad Imam Mawardi
Solusi Masalah itu yang Paling Inti Apa?
(Foto: ilustrasi)

MASALAH kehidupan itu beragam dan menghinggapi semua manusia. Tak satu pun manusia yang tak pernah tak dapat masalah. Ada sesuatu yang menjadi masalah bagi seseorang namun tak menjadi masalah bagi yang lainnya. Ada yang begitu tenang menghadapinya dan ada yang super galau.

Suatu hari ada orang yang berkunjung ke pondok menanyakan solusi masalah jodoh: "mengapa kok belum ada yang jatuh cinta kepada saya dan bersedia melamar saya." Pada waktu yang lain ada orang lain yang datang: "Saya harus memilih yang mana, terlalu banyak yang senang kepada saya." Temanya sama, sudut masalahnya berbeda.

Suatu saat ada yang datang dan bertanya: "Bagaimana caranya supaya kami cepat memiliki keturunan. Sudah lama menikah tapi tak kunjung diberi keturunan. Apa yang harus kami lakukan?" Pada saat yang lain ada pula yang bertanya: "Kami ini pasangan yang terlalu subur. Baru tiga tahun menikah sudah punya 4 anak. Bagaimana caranya supaya tidak terlalu banyak anak? Apa yang harus kami lakukan?" Temanya sama, sudut masalahnya berbeda.

Suatu malam ada yang bertanya: "Selama ini kami kontrak rumah. Ingin punya rumah sendiri walaupun kecil. Bagaimana caranya dan apa yang harus kami lakukan?" Pada malam yang lain ada pula yang bertanya: "Rumah yang mana yang harus kami tempati di antara beberapa rumah yang kami miliki? Tak mungkin kami pindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain." Temanya sama, sudut masalahnya berbeda.

Bisa saja saya sampaikan contoh masalah yang lain. Mengapa semuanya menjadi masalah? Andai saja manusia mau mensyukuri apa yang ada dan mengikuti aturan serta takdir Allah, maka masalah tak akan menjadi masalah. Walaupun terjadi masalah, ia tak akan bertahan lama.

Nikmati jalan takdir. Syukuri apa yang ada. Jangan terlalu banyak protes dan menuntut, nikmat yang di depan pintu bisa jadi tak jadi masuk dan kemudian pergi menjauh. Salam, AIM. [*]

#PencerahHati #Pencerah Hati #AhmadImamMawardi
BERITA TERKAIT
Lambaian Tangan yang Tak Perlu Dilakukan
Kisah Terindah
Membunuh Waktu Mengais Hikmah dari Senior
Mengkritik Imam Al-Ghazali yang Tak Pernah Perang
Haruskah Kita Ikuti Kisah Sukses Orang Lain?
Waktu adalah Uang
Menghormati, Menghargai dan Tak Menyakiti

ke atas