EKONOMI

Selasa, 09 Januari 2018 | 18:30 WIB

Bambang: Jumlah Kemiskinan Bisa Turun Asalkan...

Bambang: Jumlah Kemiskinan Bisa Turun Asalkan...
Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut, upaya menggerus kemiskinan hanya bisa terjadi apabila terjadi stabilitas harga, alias inflasi terjaga.

"Untuk mendorong penurunan kemiskinan sesuai target, inflasi perlu dijaga tetap stabil terutama inflasi pada komponen makanan," kata Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Pada 2018, tingkat kemiskinan ditargetkan berada di rentang 9,5%-10%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2017, realisasi tingkat kemiskinan mencapai 10,12%. Atau turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 10,7%.


Dari sisi inflasi, kata Bambang, inflasi 2018 ditargetkan di rentang 2,5%-4,5%. Dalam tiga tahun terakhir, inflasi relatif rendah yaitu 3,35% pada 2015; 3,02% pada 2016; dan 3,61% pada 2017. "Menjaga inflasi sangat penting. Banyak orang yang tadinya tidak miskin, salah-salah bisa jadi miskin karena inflasi," ujar Bambang.

Pada 2017, inflasi terjaga stabil dalam rentang target 3%-5%. Dalam kurun waktu Maret-September 2017, inflasi dapat dijaga di level 1,45%. Pemerintah juga berhasil menjaga stabilitas harga saat Lebaran, terutama komponen makanan.

Tingkat kemiskinan pada September 2017, mencapai 10,12% merupakan yang terendah dalam dua dekade. Terjadi penurunan angka kemiskinan sekitar 1,18 juta jiwa. Penurunan kemiskinan ini yang terbesar ketimbang rata-rata penurunank kemiskinan yang hanya kurang dari 500 ribu orang per tahun.

Selain karena inflasi yang terjaga, penurunan kemiskinan juga disebabkan meningkatnya upah riil buruh tani sebesar 1,05% dalam enam bulan terakhir. "Buruh tani merupakan salah satu tenaga kerja terbanyak yang tergolong miskin. Peningkatan upah riil buruh tani sangat membantu peningkatan kesejahteraan petani. Hal ini mendukung menurunnya kemiskinan di pedesaan," kata Bambang. [tar]
#Bappenas #Kemiskinan #Inflasi #BPS
BERITA TERKAIT
Harga Naik, Inilah Prediksi Inflasi Mei dari BI
Mendag Enggar Dukung Impor Tinggi, Ini Alasannya
Impor Naik Tinggi, Menko Darmin Sebut Bagus
Bappenas: Bom Surabaya Pengaruhi Sektor Pariwisata
Yakin.. Pondasi Ekonomi Kuat?
BPS Catat Impor Jambi Naik 21,67 Persen
Bambang: Berkah Ekonomi Asian Games Rp45,2 Triliun

ke atas