EKONOMI

Rabu, 10 Januari 2018 | 05:29 WIB

Mulyani Yakin Perekonomian 2018 Tertolong Pilkada

Mulyani Yakin Perekonomian 2018 Tertolong Pilkada
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, Pilkada serentak pada pertengahan 2018, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Konsumsi masyarakat relatif positif dan berjalan baik meski terjadi kompetisi pilkada," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (9/1/2018).

Sri Mulyani menjelaskan, masa kampanye pilkada yang mulai berjalan sejak awal tahun, bisa memberikan sumbangan pada konsumsi rumah tangga maupun LNPRT pada triwulan I dan II-2018. "Kampanye pilkada mulai terjadi di 171 kabupaten kota, orang akan mulai spending di kuartal satu dan dua," katanya.

Ia menambahkan penyelenggaraan pemilihan umum legislatif maupun pemilihan umum Presiden pada April 2019, juga memberikan efek positif kepada konsumsi domestik sejak triwulan III dan IV-2018. "Demam Pileg dan Pilpres, ini semuanya jadi satu, mulai terasa pada kuartal tiga dan empat," ujarnya.


Selain acara politik tersebut, kata dia, konsumsi rumah tangga juga akan terbantu oleh euforia tahun baru masehi dan tahun baru China pada triwulan I dan perayaan Lebaran pada triwulan II.

Kemudian, tambah dia, penyelenggaraan even olahraga terbesar di Asia yaitu Asian Games bisa memberikan kontribusi kepada konsumsi rumah tangga pada triwulan III.

Penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 juga diharapkan memberikan sumbangan kepada ekonomi domestik pada triwulan IV.

Sri Mulyani mengharapkan menguatnya konsumsi rumah tangga tersebut bisa didukung oleh kinerja investasi maupun ekspor agar pertumbuhan ekonomi sesuai asumsi 5,4% di 2018 dapat tercapai. [tar]
#MenkeuSMI #PilkadaSerentak #Pertumbuhan #DayaBeli
BERITA TERKAIT
Target Ekonomi Tinggi, SMI tak Pelajari Kesalahan
Target Ekonomi 2019, Mulyani Disebut Overestimate
(Jelang Lebaran) Penjualan Mobil Bekas Tergolong Melambat
Menanti Sri Mulyani Realisasikan Ekonomi Tinggi
BI Yakin Konsumsi Bisa Topang Ekonomi 2018
Sri Mulyani dalam Bayang-bayang Kegagalan Ekonomi
Sri Mulyani Akui Roda Ekonomi tak Selalu Mulus

ke atas