MOZAIK

Kamis, 11 Januari 2018 | 21:00 WIB
(Syair)

Dalam Rahim

Dalam Rahim
(Foto: Ilustrasi)
Ia terbujur
Bumi subur
Lembah-lembah dan gunung
Telentang tenang
Tangannya mengusap sayang
Perut mengandung.


Matanya nyalang
Langit-langit pun hilang
Karena langit penuh bintang
Dan pahlawan menyandang pedang
Naik kuda hitam zanggi
Adalah masadepan si-jabang
yang dalam rahim
menggeliat geli.
la memejam
Menahan nyeri.



Lalu terbayang
Bundanya tersenyum di ambang
"Tidakkah dahulu
Kusakiti juga bundaku?"
Keringat bermanik bening
Atas jidat, kening.
Ia mengerang
Dan malam yang lengang
Mendengar lantang
Teriakan si-jabang.


[Ajip Rosidi]
#Sufi #Puisi #Religi #Syair
BERITA TERKAIT
(Syair) Pelukan Cahaya Purnama
(Syair) Berdusta Ia
(Syair) Dimanakah Sang Kekasih?
(Syair) Cahaya Surga Paling Murni
(Syair) Langit Hampa
(Syair) Kabut Samar
(Syair) Cinta Bisa Melekat

ke atas