MOZAIK

Jumat, 12 Januari 2018 | 00:05 WIB

Memahami Nilai-nilai Agama

KH Ahmad Imam Mawardi
Memahami Nilai-nilai Agama
(Foto: ilustrasi)
SYEKH Abdullah bin Bayyah menyatakan dalam sebuah orasi ilmiah tentang hubungan Islam dan Amerika bahwa ada empat nilai fundamental Islam yang harus benar-benar diperhatikan: rahmah (kasih sayang), hikmah (nilai kebijaksanaan), mashlahah (kebaikan) dan 'adalah (keadilan). Terwujudnya nilai-nilai ini dalam kehidupan manusia adalah bukti konkret tegaknya agama.

Sekarang, cobalah baca dan nilai secara jujur apa yang tampak terasa dalam kehidupan keseharian manusia. Apakah rahmah atau kasih sayang adalah sesuatu yang dominan? Ataukah kebencian dan dendam yang paling tampak mendominasi berita dan kenyataan? Coba lihat pula nilai kebijaksanaan. Sudah dominankah pertimbangan tentang akibat dalam setiap membuat keputusan atau setiap bertindak?


Bagaimana pula tentang kemashlahatan? Kalaulah karakter berbuat seenaknya sendiri masih menjadi karakter utama kehidupan kita, yakinilah bahwa keberagamaan hanyalah berfokus kepada format dan bukan pada isi atau esensi. Keberagamaan seperti ini adalah keberagamaan yang rapuh. Bacalah kisah Rasulullah dan para sahabatnya, betapa kemaslahatan ummat menjadi pertimbangan utama mereka. Kita?

Berikut juga tentang keadilan. Saat 'pisau tajam ke bawah dan tumpul ke atas' dalam penerapan hukum, saat orang besar selalu dibenar-benarkan dan selalu dicarikan dalil pembenar serta saat orang kecil selalu disalah-salahkan dan dicari dalil yang bisa dijadikan alat menyalahkan, maka pada saat seperti itu agama kehilangan nilai esensialnya.

Empat nilai utama Islam di atas adalah nilai-nilai indah yang abadi yang menjadi pembantah pandangan bahwa Islam tak kompatibel dengan zaman. Muslim dan mukmin yang baik harus bersungguh-sungguh menampilkan nilai-nilai itu sambil denga bangga berkata: "Islam itu damai, Islam itu indah, Islam itu membahagiakan semuanya. Salam, AIM. [*]
#PencerahHati #Pencerah Hati #AhmadImamMawardi
BERITA TERKAIT
Menjalani Hidup dengan Penuh Syukur
Matematika Rizki
Tetaplah Hidup Tulus tanpa Dengki dan Dendam
Ikatan Hati Terkuat adalah dengan Doa
Adakah Cinta Segila Cinta Nabi Musa
Masjid dan Pasar, Hakikatnya Apa?
Semua Menginginkan Kebaikan dan Kejujuran

ke atas