PASAR MODAL

Kamis, 11 Januari 2018 | 07:03 WIB
Highlight

Kenapa Isu China Mengkhawatirkan Pasar Modal?

Wahid Ma'ruf
Kenapa Isu China Mengkhawatirkan Pasar Modal?
(Foto: Istimewa)
1 2 3


INILAHCOM, New York - Ketakutan terhadap langkah China yang dapat menghentikan atau memperlambat pembelian Treasurys membantu mempercepat aksi jual di pasar Treasury pada hari Rabu (10/1/2018).

Namun analis dan ekonom mempertanyakan apakah Beijing merupakan ancaman signifikan.

Bloomberg, mengutip orang tak dikenal yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan bahwa pejabat pemerintah senior China merekomendasikan perlambatan atau penghentian pembelian Treasurys AS, mencatat bahwa tidak jelas apakah rekomendasi tersebut telah diadopsi.


Bloomberg mengatakan bahwa rekomendasi tersebut mencerminkan gagasan bahwa utang pemerintah AS menjadi kurang menarik dibandingkan dengan aset lainnya, serta ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington.

Ketidakpastian atas rencana pemegang asing terbesar di Amerika Serikat memberikan imbal hasil untuk kaki lain yang lebih tinggi untuk hasil AS, dengan imbal hasil Treasury 10 tahun TMUBMUSD10Y, + 0,00% naik mendekati 2,60%, diperdagangkan pada posisi tertinggi sejak Maret. Harga untuk kertas pemerintah AS jatuh saat imbal hasil meningkat.

Saham mengambil nafas dari rekor mereka pada hari Rabu, mundur dengan rendah hati karena imbal hasil terus meningkat. S & P 500 SPX, -0,11% yang dimulai tahun ini dengan streak enam kali rekor berturut-turut, turun 0,2%.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG
BERITA TERKAIT
Pasar Berburu Saham Jenuh Jual di Bursa Nikkei
Bursa Sydney di Rekor Tertinggi Satu Dekade
IHSG Berakhir Jeblok 110 Poin ke Posisi 5.884
Rehat Siang, IHSG Terkapar 2,5% ke Posisi 5.842
Setelah 111 Tahun, Saham GE Pamit dari Dow Jones
(Pascalibur Lebaran) Aktivitas Pemodal di Bursa Saham belum Normal
Khawatir Perang Dagang, Bursa Tokyo Bergeming

ke atas