BOLA

Jumat, 12 Januari 2018 | 06:07 WIB

Skema Indonesia Selection Terhambat Lapangan Becek

Arif Budiwinarto
Skema Indonesia Selection Terhambat Lapangan Becek
(Foto: inilahcom)

INILACOM, Sleman - Indonesia Selection menelan kekalahan telak 0-6 atas Islandia, Robert Rene Alberts menyebut skema permainannya tak berjalan baik karena kondisi lapangan yang tak mendukung.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (11/1/2018) petang WIB, Indonesia Selection mampu beberapa kali merepotkan Islandia di babak pertama berkat permaina bola-bola pendek.

Situasinya berbeda di babak kedua, derasnya hujan yang mengguyur menyebabkan beberapa bagian lapangan terendam air. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tim Indonesia Selection terhambat. Mereka terpaksa lebih banyak melakukan operan-operan langsung ke area pertahanan Islandia.

Inilah yang membuat permainan Indonesia Selection tak berkembang, sebaliknya Islandia mampu memanfaatkan postur tinggi untuk terus-terusan menghujani gawang Indonesia Selection dengan gol.

"Taktik kami adalah main bola pendek tapi karena di babak kedua lapangan becek jadinya kami terpaksa main bola panjang dan itu yang disenangi Islandia karena itu mereka bisa mematikan permainan kita," ujar coach Rene dalam jumpa pers.

Meski tanpa diperkuat beberapa pemain pilarnya, lanjut coach Rene, Islandia tetap mampu menunjukkan kualitasnya sebagai tim peserta Piala Dunia 2018. Dia mendoakan skuad asuhan Hiemir Hallgrimsson bisa membuat kejutan di Rusia.

"Semoga Islandia bisa sukses di Piala Dunia," pungkasnya singkat.

Islandia akan menjalani laga uji tanding melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (14/1/2018) lusa.

#IndonesiaSelection #Islandia
BERITA TERKAIT
Hazard: Tidak ke Spanyol, Tidak Masalah
Pochettino: Kondisi Eriksen Baik-baik Saja
Ini Alasan Madrid Tak Lepas Vinicius ke Brasil
Chelsea, Pilih Icardi Atau Cutrone?
Derby Della Madonnina, Ini Kata Mauro Icardi
Aleix Vidal Optimis Curi Tiga Poin di Camp Nou
Mantan Penggawa Madrid Jadi Pemain Terbaik Jerman

ke atas