TEKNOLOGI

Jumat, 12 Januari 2018 | 15:15 WIB

Huawei Menang Hak Paten atas Samsung di China

Ibnu Naufal
Huawei Menang Hak Paten atas Samsung di China
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Beijing - Pertempuran hukum lainnya antara dua pembuat smartphone terbesar berakhir: Huawei vs Samsung. Raksasa China tersebut menuduh pembuat smartphone Korea yang paling terkenal melanggar hak patennya, dan sebuah pengadilan di Shenzhen, China, telah menguatkan klaim tersebut.

Pengadilan telah memutuskan untuk mendukung perusahaan China tersebut dan mengeluarkan larangan terhadap Samsung untuk tidak melanggar teknologi komunikasi nirkabelnya.

Pengadilan tersebut menyatakan bahwa Samsung harus berhenti memproduksi dan menjual produk yang menggunakan paten tersebut, yang berkaitan dengan teknologi dan desain mobile.

Pertarungan hukum tersebut terjadi pada Mei 2016: menurut Huawei, Samsung melanggar hak patennya di AS dan China. Agar akurat, teknologi 4G, sistem operasi dan antarmuka pengguna berada di pusat tuduhan tersebut.

Kira-kira sebulan kemudian, perusahaan China itu menggugat Samsung lagi dan meminta US$12 juta dari produsen smartphone asal Korea tersebut. Menanggapi perusahaan China tersebut, Samsung mengklaim 161 juta yuan kerusakan dari Huawei.

Tapi Samsung kalah dalam pertempuran dan diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar ganti rugi 80 miliar yuan kepada Huawei.

Kini, Samsung tetap memiliki hak untuk mengajukan banding ke pengadilan yang lebih tinggi untuk membatalkan putusan pengadilan yang memerintahkannya untuk menghentikan pembuatan dan penjualan produk yang menggunakan hak paten Huawei.

#Huawei #Samsung #paten #hakpaten
BERITA TERKAIT
Samsung Galaxy Book 2 Resmi Meluncur
Gempa & Tsunami Palu, Samsung Donasi Rp9 Miliar
Samsung Garap Chipset Exynos untuk Pasar Otomotif
Hyundai-Kia Patenkan A-Pillar Display System
Huawei Jual 45 Juta Smartphone Enjoy dalam 3 Tahun
Samsung Berharap Smartphone Layar Lipatnya Sukses
Huawei Rilis 4 Flagship Smartphone Seri Mate 20

ke atas