DUNIA

Jumat, 12 Januari 2018 | 14:15 WIB

Trump Enggan Diperiksa Dewan Khusus AS

Didi Prambadi
Trump Enggan Diperiksa Dewan Khusus AS
(Foto: Huffington Post)
INILAHCOM, Washington DC - Presiden Donald Trump menyatakan ada kemungkinan tidak akan bertemu dengan Robert Mueller, dewan khusus AS yang mengusut pemecatan direktur FBI dalam kasus campur tangan Rusia dalam Pilpres 2016.

NBC News mengabarkan hal itu diungkap Trump Rabu (10/1/2018). Kalau tidak ada kolusi, rasanya tidak perlu ada wawancara, kata Trump dalam konperensi pers di Gedung Putih. Presiden AS itu juga menambahkan, Bila ada kolusi, itu terjadi antara Demokat dan Rusia, lanjutnya seraya menegaskan bahwa investigasi Rusia itu hanya Berita Hoax Demokrat. Saat didesak, Trump mengatakan, Saya yakin hal itu. Kita lihat saja apa yang bakal terjadi, katanya sambil meninggalkan ruangan.


Penjelasan itu dilakukan Trump, menjelang wawancara khusus oleh Robert Mueller tentang kasus itu. Seperti diketahui, tim kampanye dan keluarga dekat Trujmp, bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi Rusia di Trump Tower tahun 2016 lalu. Pada Juni 2017 lalu, Trump mengungkapkan, Saya bersedia 100 persen untuk memberikan keterangan di bawah sumpah tentang pembicaraannya dengan bekas Direktur FBI James Comey yang dipecat. Robert Mueller tengah mengusut apakah pemecatan Comey oleh Trump, sebagai tindakan mempersulit jalannya pemeriksaan kasus Rusia.

Sebelumnya, sejumlah sumber NBC News mengungkapkan, tim hukum Trump tengah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bila Trump harus diwawancara Robert Mueler. Termasuk juga memberikan keterangan tertulis, bila diwawancara secara formal.

Penjelasan Trump itu dikeluarkan hanya sehari setelah Presiden AS memberikan dukungan terhadap usul anggota Kongres Demokrat dan Republik, agar 800 ribu bocah yang tiba di AS tanpa orang tua, DACA, tidak jadi dideportasi setelah masa berlakunya berakhir beberapa bulan lagi.
#Trump #AS #Rusia
BERITA TERKAIT
Pemerintahan 'Shutdown', Trump Tuding Demokrat
Kegiatan Pemerintah AS Terancam Berhenti
Kepercayaan Dunia ke Trump Anjlok ke Titik Nadir
Kapal Mata-mata Rusia Bergerak ke Pantai Timur AS
Inilah Pemenang Fake News Award 2017 versi Trump
Trump: Tembok Perbatasan Meksiko Jalan Terus
48 Mantan Dubes AS Prihatin Pernyataan Trump

ke atas