NASIONAL

Sabtu, 13 Januari 2018 | 04:15 WIB

Calon Dari Publik Figur Jadi Alternatif Pilihan

Ivan Setyadii
Calon Dari Publik Figur Jadi Alternatif Pilihan
Politisi senior Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo (Foto: Istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Politisi senior Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo punya saran agar ongkos atau biaya kampanye agar tak membebankan si calon kepala daerah.

Hal itu diungkapkan Bambang menanggapi ramainya pemberitaan soal La Nyalla Mattalitti yang diminta Rp40 miliar untuk dapat tiket nyagub di Jawa Timur.

"Besarnya pengeluaran ini berbanding terbalik dengan ketokohan dan kepopuleran seorang calon. Bertambah populer (dalam arti positif) bertambah kecil biaya kampanye," kata Bambang kepada INILAHCOM, Jumat (12/1/2018).


"Karena itu sering kita jumpai artis atau tokoh populer dicalonkan, terkadang tidak melihat kapabilitasnya," sambungnya.

Ibarat perang, mengusung calon yang punya elektabilitas tinggi atau ketokohannya sama saja sudah setengah jalan menuju menang.

"Namun, bergantung juga dengan besar kecilnya jumlah penduduk kabupaten/kota atau provinsi," ungkapnya.[van].
#Pilkada2018 #Tokoh #Popularitas
BERITA TERKAIT
(Laporan Harta Calon Kepala Daerah 2018) KPK Imbau Masyarakat Ikut Ambil Peran Awasi Calon
Baru 1.126 Calon Kepala Daerah Lapor Harta ke KPK
Paslon di NTB Wajib Daftarkan Akun Medsos
Polisi Tugaskan Cyber Troops Berantas Berita Hoax
Besok Pendaftaran LHKPN Cakada Ditutup
Logistik Pilkada Mulai Didistribusi ke Pamekasan
Polda Sumut Sudah Petakan Titik Rawan Pilkada

ke atas