NASIONAL

Sabtu, 13 Januari 2018 | 18:45 WIB

KASAD Tegaskan TNI Mutlak Harus Netral

Happy Karundeng
KASAD Tegaskan TNI Mutlak Harus Netral
Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bali - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono menyatakan dengan tegas bahwa prajurit TNI mutlak netral dalam politik, meskipun ada kandidat dengan latar belakang tentara.

"Meskipun ada kandidat dari TNI, mereka sudah menempuh prosedur sesuai aturan. Saat mereka masuk ke politik, berarti tidak ada hubungannya dengan tentara," katanya, saat berkunjung ke Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara, di Kabupaten Jembrana, Sabtu (13/1/2018).

Ia mengatakan, peran TNI dalam politik sudah jelas yaitu harus netral, dan institusinya sudah melakukan sosialisasi serta pengawasan hingga ke tingkat terbawah terkait hal tersebut. Netralitas TNI adalah mutlak dalam politik yang tidak boleh ditawar lagi, sehingga pihaknya mengeluarkan aturan-aturan dan pedoman-pedoman yang harus dipatuhi setiap prajurit TNI.

Karena itu ia minta semua pihak tidak khawatir dengan netralitas TNI, meskipun ada calon gubernur, bupati maupun wali kota dengan latar belakang militer.

Sementara terkait kunjungannya ke Yonif Mekanis 741 ia mengatakan, merupakan program kerjanya yaitu mengunjungi kesatuan-kesatuan yang belum pernah dikunjungi.

Saat tatap muka dengan prajurit di kesatuan tersebut, ia mengatakan, pada tahun 2018 pihaknya merefleksikan program-program di tahun 2017 terkait keberhasilan, perbaikan dan apa yang akan dilakukan tahun ini.

"Program yang belum sempurna juga kami sempurnakan tahun ini, karena di tahun 2018 kita akan menghadapi tantangan yang lebih besar terkait dengan situasi yang berkembang," katanya.

Salah satu program yang akan dilakukan adalah mendukung ketahanan pangan, yang menurutnya, dalam evaluasi Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan yang akan terus dipacu agar terpelihara kelanjutannya. [tar]

#Pilkada2018 #TNI
BERITA TERKAIT
Prajurit TNI Laksanakan Operasi Kecil Hemoroid
(Penertiban Reklame DKI) Anies Disarankan Lakukan Mediasi Bareng Pengusaha
Penertiban Reklame, Anies Ditantang Setegas Risma
(Dibantu KPK dan Kejaksaan) Anies Bisa Usut Pengemplang Pajak Lewat Reklame
Tertibkan Reklame, Wajar Anies Libatkan KPK
(Wawancara Sandiaga Uno) Prabowo-Sandi Akan Ulangi Sukses Anies-Sandi
Ini Alasan Sandi Bakal Ziarah ke Makam Gombloh

ke atas