NASIONAL

Sabtu, 13 Januari 2018 | 20:34 WIB

KY Buka Tambahan Usulan Hakim Agung

Happy Karundeng
KY Buka Tambahan Usulan Hakim Agung
Juru bicara Komisi Yudisial Farid Wajdi (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Juru bicara Komisi Yudisial Farid Wajdi mengatakan pihaknya kembali membuka tambahan usulah calon hakim agung (CHA) periode II tahun 2017 sesuai dengan permintaan Mahkamah Agung (MA).

Ini dilakukan untuk mengisi dua posisi hakim agung. Pertama satu posisi di kamar perdata, dan satu posisi di kamar agama.

"KY membuka kesempatan kepada MA, pemerintah, dan masyarakat untuk mengajukan usulan CHA yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CHA Periode II Tahun 2017 ini," katanya di Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Ia menjelaskan, proses pengajuan usulan dilakukan selama 15 hari dan telah dibuka terhitung sejak Rabu (3/1/2018) hingga Selasa (23/1/2018).

Sebelumnya, KY secara resmi menutup penerimaan usulan calon hakim agung periode II Tahun 2017 pada Kamis (28/12/2017). Hingga Rabu (3/1), KY telah menerima 67 usulan nama CHA yang berasal dari 35 orang jalur karier dan 32 jalur nonkarier.

Seleksi ini dilakukan untuk mengisi enam posisi hakim agung, dengan rincian dua orang di kamar perdata, satu orang di kamar pidana, dua orang di kamar militer, dan satu orang yang memiliki keahlian hukum perpajakan di kamar tata usaha negara.

Namun kemudian MA meminta tambahan pengusulan untuk dua orang hakim agung, melalui surat Wakil Ketua MA RI Bidang Yudisial Nomor 40/Wk.MA.Y/X/2017 tentang Tambahan Pengusulan Calon Hakim Agung 2017. [tar]

#KomisiYudisial #HakimAgung
BERITA TERKAIT
(Posko BPN Pindah ke Solo) Gerindra: Peluang Besar Dapat Suara di Jateng
(Awasi Dugaan Kecurangan dan Intimidasi Pemilu) Buruh Bentuk 'Tim Semar Manunggal' di Jateng
(Posko Prabowo-Sandi Pindah ke Solo) Gerindra: Ada Indikasi Kecurangan di Jateng
(Markas Prabowo-Sandi Pindah ke Solo) PKS: Posko Pindah ke Solo Untuk Dekati Voters
Akhir Tahun,Stok Pangan Banyuwangi Dipastikan Aman
Aksi Anarki di Ciracas, DPR Minta Semua Tahan Diri
Pejabat Negara Harus Beri Solusi Bagi Rakyat

ke atas