GAYA HIDUP

Minggu, 14 Januari 2018 | 07:12 WIB

Perhatikan Signal Bayi Ketika Konsumsi Makanan

Mia Umi Kartikawati
Perhatikan Signal Bayi Ketika Konsumsi Makanan
(Foto: boldsky)

INILAHCOM, Jakarta - Bayi tumbuh dan berkembang secara mental dan fisik lebih cepat daripada periode waktu tertentu dalam hidupnya. Ini tentu sangat didukung oleh kecukupan nutrisi pada makanannya.

Mengutip dari boldsky, Minggu (14/01/2018), kerja keras ini meminta nutrisi yang baik sebagai bahan bakar di dalam tubuh. Inilah yang menjadi perhatian banyak orang tua.

Orang tua selalu khawatir jika memberi jenis makanan yang tepat cukup sering atau tidak. Kekhawatiran ini semakin diperdalam oleh teman dan saudara yang mengomentari kebiasaan makan dan berat badan bayi.

Pada satu sisi, mungkin ada kakek nenek yang bermaksud baik yang mengira bayi itu lapar setiap kali dia menangis, di sisi lain, mungkin ada teman dekat yang mengatakan bahwa bayi itu sepertinya sedikit kelebihan berat badan.

Apa yang orang tua lakukan pada kondisi seperti ini? Cara terbaik adalah mengikuti petunjuk yang ditawarkan bayi.

Jika bayi aktif dan bahagia, kemungkinan besar yang Anda lakukan sangat bekerja untuk bayi. Jika berat badan bayi Anda meningkat tiga kali lipat pada tahun pertama kelahiran, bayi itu cukup sehat.

Kita akan melihat jenis makanan apa yang Anda bisa dan tidak beri makan bayi berusia delapan bulan sampai satu tahun. Kita juga akan membicarakan frekuensi makan yang dibutuhkan dalam sehari.

1. Cara Menentukan Jika Bayi Anda Siap Makanan Padat

Bayi berkembang pada tingkat yang berbeda. Hanya karena norma menentukan bahwa bayi perlu diberi makanan padat pada delapan bulan, mungkin tidak memastikan bahwa bayi Anda sudah siap untuk makanan padat.

Ada beberapa tanda perilaku dan fisik yang dapat membantu Anda menentukan apakah bayi Anda sudah siap untuk makanan padat atau tidak.

2. Hilangnya Refleks Thrust

Sebagai bayi muda, bayi Anda memiliki refleks bawaan yang dikenal sebagai refleks dorong. Bila zat asing masuk ke mulut bayi Anda, dia akan menusukkan lidahnya dan meludahkannya.

Refleks ini memastikan bahwa bayi Anda tidak tersedak secara tidak sengaja. Refleks ini, idealnya menghilang sekitar empat bulan; Tapi dalam beberapa kasus, ini mungkin berlangsung lebih lama.

Anda tidak bisa memberi makan padat bayi Anda sampai benar-benar hilang. Sampai saat itu, Anda harus bergantung pada ASI, susu formula dan makanan lembek.

3. Bayi Bisa Memberi Tahu Anda Saat Dia Sudah Kenyang

Bayi Anda akan berhenti minum saat dia kenyang. Dia akan mengubah kepalanya atau akan meludahkannya saat dia kenyang.

Ketika dia mulai melakukan ini, Anda tahu bahwa dia siap untuk makanan padat. Tindakan ini akan membantu Anda menghindari terlalu banyak memberi makan bayi Anda.(tka)

#signal #bayi #konsumsi #makanan
BERITA TERKAIT
Ini yang Bisa Rangsang Bayi Jadi Pintar
(Korba Gempa dan Tsunami) Makanan Hingga Popok Bayi Sangat Dibutuhkan
Kantin Balsem FISIP UI Hadirkan Sentuhan Teknologi
Lima Tips Mengasuh Anak Laki - Laki
Tips Menghemat uang Belanja Bagi Ibu Rumah Tangga
Tips Gunakan Perawatan Kulit yang Benar
Perjuangan Tegar Orangtua Hadapi Anak Kanker Otak

ke atas