NASIONAL

Kamis, 01 April 2010 | 09:15 WIB

Inilah Pasal Penting dan Denda UU Lalu Lintas

Inilah Pasal  Penting dan Denda UU Lalu Lintas
istimewa


INILAH.COM, Jakarta - Undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UULLAJ) Nomor 22 Tahun 2009 sudah diundangkan dan mulai hari ini diterapkan oleh Polri. Untuk itu sosialisasi terus dilakukan termasuk pasal-pasal mana saja yang penting diketahui oleh pengendara. Inilah pasal yang penting diketahui masyarakat luas seperti dilansir dari TMC Polda Metro Jaya.1. Setiap OrangMengakibatkan gangguan pada : fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.Pasal 275 ayat (1) jo pasal 28 ayat (2)Denda : Rp 250.0002. Setiap Pengguna JalanTidak mematui perintah yang diberikan petugas Polri sebagaimana dimaksud dalam pasal 104 ayat ( 3 ), yaitu dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas wajib untuk : Berhenti, jalan terus, mempercepat, memperlambat, dan / atau mengalihkan arus kendaraan.Pasal 282 jo Pasal 104 ayat (3)Denda : Rp 250.0003. Setiap Pengemudi a. Tidak bawa SIMTidak dapat menunjukkan Surat Ijin Mengemudi yang SahPasal 288 ayat (2) jo Pasal 106 ayat (5) hrf b.Denda : Rp 250.000b. Tidak memiliki SIMMengemudikan kendaraan bermotor di jalan,tidak memiliki Surat Izin MengemudiPasal 281 jo Pasal 77 ayat (1)Denda : Rp 1.000.000c. STNK / STCK tidak SahKendaraan Bermotor tidak dilengkapi dengan STNK atau STCK yang ditetapkan oleh Polri.Psl 288 ayat (1) jo Psl 106 ayat (5) huruf a.Denda : Rp 500.000d. TNKB tidak SahKendaraan Bermotor tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Polri.Pasal 280 jo pasal 68 ayat (1)Denda : Rp 500.000e. Perlengkapan yang dapat membahayakan keselamatan.Kendaraan bermotor di jalan dipasangi perlengkapan yang dapat menganggu keselamatan berlalu lintas antara lain ; bumper tanduk dan lampu menyilaukan.Pasal 279 jo Pasal 58Denda : Rp 500.000f. Sabuk KeselamatanTidak mengenakan Sabuk KeselamatanPsl 289 jo Psl 106 Ayat (6)Denda : Rp 250.000g. lampu utama malam hariTanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu.Pasal 293 ayat (1)jo pasal 107 ayat (1)Denda : Rp 250


000h. Cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lainMelanggar aturan tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain Pasal 287 ayat (6) jo pasal 106 (4) hrf hDenda : Rp 250.000i. Ranmor Tanpa Rumah-rumahSelain sepeda motor, mengemudikan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan rumah rumah, tidak mengenakan sabuk keselamatan dan tidak mengenakan Helm.Pasal 290 jo Pasal 106 (7).Denda : Rp 250.000j. Gerakan lalu lintasMelanggar aturan gerakan lalu litas atau tata cara berhenti dan parkirPasal 287 ayat (3) jo Pasal 106 ayat (4) eDenda : Rp 250.000k. Kecepatan Maksimum dan minimumMelanggar aturan Batas Kecepatan paling Tinggi atau Paling RendahPsl 287 ayat(5) jo Psl 106 ayat (4) hrf (g) atau psl 115 hrf (a)Denda : Rp 500.000l. Membelok atau berbalik arahTidak memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan saat akan membelok atau berbalik arah. Pasal 294 jo pasal 112 (1).Denda : Rp 250.000m. Berpindah lajur atau bergerak ke sampingTidak memberikan isyarat saat akan berpindah lajur atau bergerak kesamping.Pasal 295 jo pasal 112 ayat (2)Denda : Rp 250.000n. Melanggar Rambu atauMarka Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu lalu lintas atau MarkaPsl 287 ayat(1) jo psl 106(4) hrf (a) dan Psl 106 ayat(4) hrf (b)Denda : Rp 500.000o.Melanggar Apill ( TL )Melanggar aturan Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat Lalu Lintas. Psl 287 ayat (2) jo psl 106(4) hrf (c)Denda : Rp 500.000p.Mengemudi tidak Wajar- Melakukan kegiatan lain saat mengemudi-Dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalanPasal 283 jo pasal 106 (1).Denda : Rp 750.000q.Diperlintasan Kereta ApiMengemudikan Kendaran bermotor pada perlintasan antara kereta api dan jalan, tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, Palang Pintu Kereta Api sudah mulai ditutup, dan / atau ada isyarat lain.Pasal 296 jo pasal 114 hrf (a)Denda : Rp 750.000r. Berhenti dalam Keadaan darurat.Tidak Memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat dijalan.Pasal 298 jo psl 121 ayat (1)Denda : Rp 500.000. [wdh]
#uu lalu lintas
BERITA TERKAIT
Nasib Koalisi Kekeluargaan Akan Seperti KMP-KIH
PDIP Akan Keluar dari Koalisi Kekeluargaan?
Kritik Pedas SBY ke Jokowi
BNPB Sebut Maluku Rawan Gempa
Manuver PDI Perjuangan Soal Ahok Anti-Klimaks?
Masyarakat Diminta Tak Khawatirkan Virus Zika
Edy Nasution Segera Disidang

ke atas