INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Sabtu, 19 Maret 2011 | 12:20 WIB

Teror Bom Bandung Titip Pesan Buat SBY

Oleh: Jaka Permana
Teror Bom Bandung Titip Pesan Buat SBY

INILAH.COM, Bandung - Bungkusan dus ponsel yang ditemukan di Pos Polisi Simpang Lima, Jalan Asia Afrika Bandung, Sabtu (19/3/2011) dipastikan tidak berpotensi menimbulkan ledakan. Dus yang berisi rangkaian mirip bom tersebut merupakan teror berisi pesan pada Presiden agar mundur.

Dalam dus yang diledakkan tim Gegana Polda Jabar, petugas menemukan adanya pesan berisi teror.

“Isi tulisannya, kurang lebih ‘Tolak Pemilu dan RI 1 Mundur," ucap Kepala Detasmen Unit 3 Gegana Polda JabarKompol Umar Sumardi kepada wartawan usai peledakan dus yang diduga bom di Pos Polisi Simpang Lima, Bandung Sabtu (19/3/2011).

Umar mengatakan, dalam dus ukuran 25x20 cm dengan ketebalan 5 cm tersebut hanya berisi rangkaian baterai. Dalam bungkusan tersebut tidak terdapat bahan peledak.

“Kalau mengandung bahan peledak akan terbakar (saat diledakkan), akan meninggalkan jelaga atau bekas di sekitarnya. Jadi kita bisa mendeteksi adanya kimia dari situ. Nah, di sini murni tidak ada (bahan peledak),” ujar Umar.

Ia menjelaskan, dalam dus tersebut terdapat sembilan baterai yang dibagi dalam 3 rangkaian bersama kabel-kabel. “Kardus tersebut tertutup, warnanya hitam ada merahnya sedikit. Dus tersebut seperti kantong kecil namun tertutup sebuah jepitan di atasnya,” imbuh Umar.

Soal ledakan yang terjadi, Umar menegaskan, ledakan tersebut berasal dari discrupter (bahan peledak) yang dipasang tim Jihandak untuk menghancurkan dus yang diduga bom. Discrupter tersebut diledakkan dari jarak jauh. “Jadi yang meledak hanya discrupter-nya, tidak ada ledakan tambahan karena yang ada dalam dus tersebut bukan bahan peledak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Jaya Subriyanto mengatakan, teror bom telah masuk ke wilayah Jabar, khususnya Bandung. Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati dan waspada jika menemukan benda yang mencurigakan seperti yang ditemukan di Pos Polisi Simpang Lima.

Temuan dus BlackBerry di Pos Polisi tersebut berawal saat petugas Satlantas Polrestabes menermukannya saat hendak masuk Pos Polisi sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas sendiri sudah berada di Simpang Lima sejak pukul 07.00 WIB setelah apel pagi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa.

Di sela-sela pengaturan arus kendaraan, polisi tersebut masuk ke Pos Polisi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itulah ditemukan bungkusan mencurigakan. Temuan itu pun dilaporkan ke tim Jihandak Polda Jabar. Setelah diteliti, akhirnya dus tersebut diledakkan pada pukul 09.42 WIB.[den]

Berita Terkait
Kembali ke atas