INILAH.COM, Bali - Unggulan utama Commonwealth Bank Tournament of Champions 2011, Marion Bartoli gagal melaju ke semifinal akibat cedera pergelangan kaki.
Pada pertandingan yang digelar di Bali International Convention Center, Hotel Westin, Nusa Dua itu, Bartoli harus mundur saat pertandingan set ketiga saat kedudukan 1-0 untuk Bartoli.
Supervisor WTA Donna Kelso didampingi tim medis sempat memberi perawatan kepada Bartoli. Bartoli tampak meringis kesakitan sambil mengeluarkan air mata.
"Saya bersimpati kepada dia. Saat saya lewati ruang gantinya saya lihat dia hanya duduk terdiam," ucap Garrigues.
Meskipun pertandingan berakhir dengan mundurnya Bartoli, Garrigues ternyata tidak yakin bakal menang jika seandainya Bartoli tidak cedera mengalami cedera pada kaki kanannya.
"Saya percaya diri kalau bisa melanjutkan pertandingan seandainya dia tidak cedera. Tapi untuk menang, itu masih harus dilihat hingga akhir," kata petenis berusia 29 tahun itu merendah.
Dengan mundurnya Bartoli, Anabel Medina Garrigues (Spanyol) memastikan diri maju ke semifinal dengan kemenangan 4-6, 7-6 (9-7), 0-1.
Duel Bartoli, yang merupakan petenis rangking 9 dunia ini, dengan Garrigues (peringkat 28) berlangsung ketat. Di set pertama kedua petenis saling kejar skor.
Game kesembilan, saat kedudukan 4-4, menjadi titik balik perlawanan Garrigues. Bartoli merebut game kesembilan lewat deuce untuk skor 5-4. Di game selanjutnya, game 10, Bartoli menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.
Pada pertandingan set pertama ini, Garrigues beberapa kali memprotes wasit. Garrigues menilai wasit tidak memperhatikan pertandingan sehingga saat posisi bola (dinilai Garrigues) dalam posisi out, wasit tidak menghentikan pertandingan untuk memastikan dengan melihat rekaman display hawkeye. "Saya kan tidak bisa harus mengawasi bola yang bergerak cepat karena harus berkonsentrasi pada pertandingan," ujarnya.
Pada set kedua, Garrigues tampil lebih dominan. Juara WTA Estoril dan WTA Palermo ini sempat kehilangan game pertama. Kehilangan game pertama tidak membuat dia menyerah dengan balik unggul memimpin hingga skor 4-1.
Titik balik ketertinggalan Bartoli terjadi di game kedua. Saat memegang servis, Bartoli melakukan double fault saat kedudukan 30-40. Game kedua ini pun diakhiri dengan empat kali deuce sebelum akhirnya game ini dimenangi Garrigues untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Game keenam hingga kesembilan dimenangi Bartoli untuk membalikkan keadaan menjadi 5-4. Pertarungan kembali seimbang dan terjadi kejar mengejar skor hingga pertandingan harus diakhiri dengan tie break.
Set kedua pun dimenangi Garrigues dengan tie break 9-7.
Di babak berikutnya, di semifinal, Garrigues akan ditantang Sabine Lisicki.