INILAHKORAN.COM - HUKUM DAN KRIMINALITAS
twitter facebook
Senin, 21 November 2011 | 09:00 WIB

Polisi Sukabumi Bentuk Tim Tekan Tawuran Pelajar

Oleh: Budiyanto
Polisi Sukabumi Bentuk Tim Tekan Tawuran Pelajar
Polres Sukabumi Kota membentuk Tim Bhayangkara Kamtibmas dalam mengatasi berbagai tindakan yang dilakukan komunitas tertentu yang telah meresahkan masyarakat. - Ilustrasi

INILAH.COM, Sukabumi - Polres Sukabumi Kota membentuk Tim Bhayangkara Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam mengatasi berbagai tindakan yang dilakukan komunitas tertentu yang telah meresahkan masyarakat, seperti tawuran pelajar.

''Misalnya tawuran pelajar yang menjadi salah satu sorotan kami dan juga geng motor. Diharapkan ke depan tidak ada lagi,'' kata Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana kepada INILAH.COM, Minggu (20/11/2011).

Menurut Witnu, tim yang dibentuk ini selain melakukan analisa juga akan melakukan serangkaian pendekatan terhadap para anggota komunitas tertentu. Berbagai kegiatan dan strategi telah disiapkan tim.

''Kegiatan yang dilakukan di antaranya dengan menyentuh langsung ke para pelakunya. Misal para pelajar yang kerap tawuran, tim akan melakukan berbagai kegiatan ke sekolahnya,'' ujarnya.

Witnu berharap dengan pembentukan Tim Bhayangkara Kamtibmas, berbagai tindakan tidak baik yang selama ini dilakukan anggota komunitas tertentu itu bisa hilang atau tidak ada. ''Output yang diharapkan di antaranya tawuran pelajar di Kota Sukabumi hilang, geng motor juga tidak ada lagi. Serta pada intinya komunitas-komunitas tertentu yang meresahkan masyarakat tidak ada lagi,'' harap Witnu.

Data Satuan Binmas Polres Sukabumi Kota mencatat empat SMK swasta yang para siswanya kerap menjadi pelaku aksi tawuran, antara lain SMK AMS, SMK TS, SMK Pas, dan SMK KC. Pada bulan Oktober-November 2011 ini tercatat sebanyak 23 pelajar yang terjaring razia.

Kepala Sat Binmas Polres Sukabumi Kota AKP Dedi Heryatna menambahkan para pelajar yang diamankan itu terjaring dalam operasi penertiban pelajar yang terindikasi rawan tawuran. Dari para pelajar tersebut di antaranya ditemukan senjata tajam, dan gir motor.

''Operasi kami lakukan secara rutin, di antaranya pagi, siang dan sore di beberapa lokasi yang diindikasikan rawan tawuran pelajar. Namun sudah tiga pekan ini ada peralihan beberapa lokasi rawan tawuran,'' tambahnya.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas