INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Rabu, 23 November 2011 | 13:34 WIB

Jabar Diguncang Bencana Alam

Oleh:
Jabar Diguncang Bencana Alam
Bencana alam melanda sejumlah wilayah Jabar. Setelah Sukabumi diterjang angin puting beliung, giliran Banjar dan Cianjur hancur. - inilah.com/Benny Bastiandy

INILAH.COM, bandung – Bencana alam berupa tanah longsor dan angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Jabar. Setelah Sukabumi diterjang angin puting beliung, giliran Banjar dan Cianjur hancur.

Sedikitnya 30 unit bangunan rumah warga di Kampung Salimut Desa Sukamanah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung bersamaan turunnya hujan deras, Selasa (22/11) siang. Mayoritas, kerusakan terdapat pada bagian atap rumah.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Jumlah kerugian pun masih belum bisa ditaksir.


Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan INILAH.COM, peristiwa yang mengagetkan warga itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang, Selasa (22/11) sekitar pukul 12.30 WIB. Tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh dan angin pun menyapu puluhan atap rumah warga.

Sebanyak 10 rumah di antaranya bagian atapnya rusak berat. Sementara hampir 20 rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian gentengnya.

"Saat itu hujan turun deras disertai angin kencang dan suara gemuruh. Tak lama setelah itu, saya lihat dari dalam rumah, genteng beterbangan," kata Iim (40), warga setempat, Selasa (22/11/2011).

Saat kejadian, Iim sempat bersembunyi di dalam rumah karena khawatir embusan angin yang sedemikian kencang. Hampir 30 menit berlangsung, angin akhirnya berhenti.

"Pas keluar, saya lihat sudah acak-acak. Rumah saya juga atapnya rusak tertimpa pohon yang tumbang mengenai tembok," ujarnya.

Setelah angin puting beliung berhenti, semua warga akhirnya berani keluar rumah. Mereka pun bergotong-royong memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan.

84 Rumah di Banjar Hancur

Sementara itu, musibah angin puting beliung yang menyapu Kota Banjar sehari sebelumnya ternyata lebih parah dibanding data yang mencuat. Puting beliung yang menerjang tiga desa di Kecamatan Langensari, Kota Banjar pada Senin (21/11/2011) sekitar pukul 15.00 WIB tercatat telah menghancurkan sekitar 84 rumah. Padahal, sebelumnya hanya tercatat sebanyak 40 rumah saja yang rusak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun INILAH.COM menyebutkan, dari 84 rumah 8 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang, dan 69 rumah rusak ringan.
Camat Langensari Wawan Gunawan menjelaskan, tiga desa yang diterjang puting beliung yakni Kelurahan Muktisari, Desa Rejasari dan Desa Waringinsari Kecamatan Langensari.

“Dari ketiga desa tersebut yang mengalami paling parah yaitu Kelurahan Muktisari,” terangnya kepada INILAH.COM di ruang kerjanya, Selasa (22/11).

Wawan menambahkan, pihaknya terus menghitung kerugian yang diakibatkan kejadian ini. Warga yang rumahnya rusak akibat puting beliung, kata dia, untuk sementara ikut di rumah saudaranya.

“Tidak ada yang telantar. Saat ini warga sudah terevakuasi semua,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar Asep Tatang Iskandar mengaku terus mendata korban yang terkena angin puting beliung. Korban tersebut selanjutnya akan diberikan bantuan berupa logistik.[ito]

Berita Terkait
Kembali ke atas