INILAH.COM, Jakarta-Selain menerima teror melalui sms dan telepon, Shinta Bachir mengaku juga diancam seorang mantan Kapolda tersebut dengan pistol. Bahkan ia dan keluarganya diancam akan dibunuh.
Shinta membeberkan hal itu saat menggelar jumpa pers bersama kuasa hukumnya, Ahmad Rifai di Mayapada Tower, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (22/1).
"Saya bisa bunuh kamu, bisa bunuh keluarga kamu satu per satu. Dia punya pistol dan dia selalu bawa pistol. Dia bilang uang bisa membereskan semua, smsnya seperti itu," terang Shinta.
Namun bintang film Pulau Hantu 3 tersebut kini merasa sedikit lega. Pasalnya, setelah ia membeberkan masalahnya di media sang peneror mulai terbuka hatinya untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Kalau saat ini dengan yang kemarin saya curhat ternyata hasilnya beliau berhenti meneror saya dan saya minta doanya aja atas masalah ini bisa selesai dengan baik. Beliau menelpon saya akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," ujarnya menambahkan.
"Saya belum sempat ngomong panjang lebar, tapi beliau minta diselesaikan secara kekeluargaan," tutupnya. [mor]