INILAH.COM, Surabaya - Bank Indonesia (BI) sedang mendesain sistem bank infrastruktur di Indonesia untuk mendorong pembangunan infrastruktur.
"BI akan meniru negara lain dalam mensukseskan pembangunan bank infrastruktur dalam mendorong pembangunan infrastruktur," ujar Gubernur BI, Darmin Nasution di Surabaya, Jumat kemarin.
Dia mengungkapkan, pembangunan bank infrastruktur harus memperhatikan beberapa hal seperti memerlukan dasar hukum atau legal base, terkendalinya angka inflasi, dan terkendalianya perekonomian. Dalam membangun bank infrastruktur harus jauh dari intervensi apapun, dan dikelola dengan profesional.
"Tapi harus dibuat undang-undangnya, dan nantinya akan ke arah massa transisinya. Namun waktunya tidak akan lama, pada saat itu nantinya bisa ditransisikan," tegasnya.
Darmin melanjutkan, pembangunan bank infrastruktur juga harus ditunjang dengan pendanaan angka panjang. Sebab sektor ini termasuk dalam investasi jangka panjang. Dengan adanya bank infrastruktur akan menjadi sumber pendanaan jangka panjang. Dengan demikian tidak didepositokan sebulan saja.
"Datangnya investment grade dari dua lembaga rating pun memberikan bunga yang menarik dalam penerbitan obligasi nantinya," jelasnya. [hid]