INILAH.COM, Jakarta - Shinta Bachir merasa tak pernah menyebut nama mantan Kapolda Metro Jaya, Makbul Padmanegara sebagai orang yang menerornya. Ia pun merasa tak harus meminta maaf pada Makbul.
"Ngapain saya minta maaf, orang bukan salah saya," kata Shinta saat dihubungi wartawan, Selasa (31/1).
Shinta menilai, dengan ia minta maaf justru hal itu membuatnya semakin tersudut dan seolah-olah memang dirinya yang salah.
"Takutnya salah paham, nanti dikira saya benar yang salah dong," sambungnya.
Nama Makbul menjadi sasaran lantaran dalam sebuah wawancara di tabloid hiburan, Shinta menyebut ciri-ciri yang mengarah pada sosok Makbul. Ciri-ciri pria tersebut adalah seorang mantan kapolda yang merupakan alumnus Akabri Kepolisian tahun 1974.
Namun bintang film Pulau Hantu 3 itu bahkan berani membuktikan ucapannya di sebuah tabloid hiburan itu tidak benar adanya.
"Rekamannya itu kan ada coba saja diputar ulang," tandasnya.
Seperti diketahui, tuduhan Shinta Bachir tentang si peneror dan mantan kekasih adalah mantan kapolda Metro Jaya, Komisaris Jendral Makbul Padmanegara. Shinta membeberkan ciri-ciri pria pengancamnya di sebuah tabloid hiburan. [fei]