GAYA HIDUP

Dokter Gemuk Sulit Tangani Pasien Obesitas
Oleh: Dahlia Krisnamurti
Kamis, 9 Februari 2012, 12:09 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Obesitas terkadang bisa datang menyerang siapa saja, tak terkecuali para dokter yang menangani masalah tersebut.

Sebuah studi baru menyebutkan para dokter yang membantu pasiennya melawan obesitas harus memiliki berat badan ideal. Pasalnya, jika sang dokter memiliki berat badan tinggi dikhawatirkan akan mengalami kesulitan dalam menangani pasien kelebihan berat badan.

Seperti dikuti Dailymail, dalam sebuah penelitian terhadap 500 dokter umum, peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health and the Johns Hopkins University School of Medicine menemukan bahwa berat badan dokter itu mempengaruhi bagaimana ia menangani pasien yang memiliki masalah berat badan.

Peneliti menjelaskan dokter dengan indeks massa tubuh (BMI) 25 atau lebih dianggap kurang efektif dalam mengatasi masalah obesitas para pasiennya dibandingkan para dokter dengan berat badan normal.

Peneliti juga menambahkan mereka lebih cenderung kurang efektif dalam mendiagnosa obesitas para pasien, merasa malu jika harus memberikan nasehat mengenai cara penurunan berat badan dan selalu berusaha mengalihkan topik tersebut dengan pasiennya.

"Temuan kami menunjukkan bahwa dokter dengan BMI normal lebih ditemukan lebih tidak canggung untuk membahas topik penurunan berat badan dengan pasien dibandingkan dokter yang memiliki kelebihan berat badan," ungkap peneliti Sara Bleich dari John Hopkins University. [mor]

Share berita: Facebook | Twitter
Populer | Kembali ke atas | Indeks