INILAHKORAN.COM - POLITIK DAN PEMERINTAHAN
twitter facebook
Kamis, 9 Februari 2012 | 19:14 WIB

Aktivitas Lelang Lewat LPSE Jabar Meningkat Tajam

Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Aktivitas Lelang Lewat LPSE Jabar Meningkat Tajam
Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Jabar Ika Mardiah menegaskan aktivitas lelang melalui LPSE sejak awal 2012 meningkat tajam. - ilustrasi

INILAH.COM, Bandung - Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Jabar Ika Mardiah menegaskan aktivitas lelang melalui LPSE sejak awal 2012 meningkat tajam.

Sebanyak 223 paket lelang sudah diumumkan yang berasal dari 29 agensi. Dari jumlah itu, terbanyak berasal dari Unit Layanan Pengadaan Jabar sebanyak 86 paket, menyusul Kabupaten Indramayu 55 paket, RS Hasan Sadikin 12 paket dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 8 paket.

“Aktivitas lelang melalui LPSE cukup bagus. Sejak awal 2012 hingga Februari jumlahnya mecapai 223. Hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden No 54 tahun 2012 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah serta Instruksi Presiden No 17 tahun 2011 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Semua instansi didorong untuk menggunakan Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE),” ujar Ika di Kantor Balai LPSE, Rabu (8/2/2012) malam.

Ika menyatakan sejumlah balai di bawah instansi yang berada di wilayah Provinsi Jabar menyatakan ingin bergabung dengan menggunakan LPSE. Begitu juga dengan sejumlah perguruan tinggi. Hal itu merupakan bukti kepercayaan publik atas LPSE.

“Antusias itu sudah tentu diikuti dengan upaya peningkatan pelayanan dan infrastruktur layanan sehingga mereka puas,” tuturnya.

Aktivitas lelang yang selama ini dilaksanakan LPSE Jabar selalu diikuti dengan layanan bimbingan teknis bagi panitia dan penyedia. Selain itu juga dilakukan proses registrasi dan verifikasi penyedia.

Apalagi saat ini jumlah penyedia yang melakukan registrasi dan verifikasi terus meningkat. Sementara bagi penyedia yang sudah terdaftar semakin mudah dengan memanfaatkan agregasi data penyedia dengan user ID atau single Sign On.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas