INILAH.COM, London - Paul McCartney mengaku telah berhenti dari kebiasan buruknya, menghisap ganja. Itu dilakukan salah satunya demi putri kecilnya, Beatrice (8).
Bukan rahasia lagi kalau Paul (69) doyan menghisap ganja. Ia pun beberapa kali tertangkap tangan membawa ganja di setiap negara yang ditujunya. Namun melalui sebuah wawancara dengan sebuah majalah, pentolan The Beatle itu mengaku sudah tak algi menghisap ganja.
"Saya sudah terlalu sering melakukan itu, dan itu sudah cukup. Merokok (ganja) adalah bagian saya. Ketika Anda membesarkan anak-anak, rasa tanggung jawab melakukan perubahan," kata Paul, seperti dikutip Dailymail.
Paul sendiri dikenalkan dengan ganja oleh salah seorang musisi terkenal, Bob Dylan pada pertengahan 1960-an. Setelah mencoba ganja, lantas datang heroin, kokain, dan berbagai narkoba lainnya yang menggoda Paul. Namun diakui Paul, barang laknat tersebut justru membantunya menciptakan beberapa lagu hits The Beatle.
Pada tahun 1980, suami Nancy Shevell itu dideportasi dari Jepang setelah petugas menemukan setengah kilo ganja di bagasinya. Tapi dia mengatakan dia tidak bisa berhenti karena ganja adalah 'barang yang baik'.
Empat tahun kemudian ia ditangkap di Barbados dengan Linda, istri pertamanya. Saat itu Paul dikabarkan menghisap ganja setiap hari.
Paul sempat berhenti menghsiap ganja setelah menikah dengan Heather Mills. Mills memnag cukup galak soal ganja. Saat menikah, Mills memberika ultimatum, menghisap ganja atau memilih dirinya.
Setelah bercerai dari Mills, Paul dikabarkan menggunakan ganja secara teratur. Paul memiliki empat anak-anak dewasa tetapi tidak menjelaskan mengapa keempat anaknya tersebut tidak membuatnya berhenti menghisap ganja.