INILAHKORAN.COM - POLITIK DAN PEMERINTAHAN
twitter facebook
Senin, 20 Februari 2012 | 21:22 WIB

Anggota DPRD Terlibat Kasus Korupsi Belum Di-PAW

Oleh: Vera Suciati
Anggota DPRD Terlibat Kasus Korupsi Belum Di-PAW
Anggota DPRD Sumedang dari Fraksi Golkar yang terlibat kasus korupsi bansos 2010, Romli Firdaus belum juga dilakukan pergantian antar waktu (PAW). - ilustrasi

INILAH.COM, Sumedang - Anggota DPRD Sumedang dari Fraksi Golkar yang terlibat kasus korupsi bansos 2010, Romli Firdaus belum juga dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

Pelaksanaan PAW atas nama Romli Firdaus sebenarnya telah memenuhi syarat karena yang bersangkutan sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak Oktober 2009. Romli pun diputuskan bersalah pada Juni 2010 dengan hukuman satu tahun penjara dan denda Rp50 juta.

Secara normatif, Romli sudah seharusnya di-PAW. Namun karena Partai Golkar belum juga mengurusinya, PAW atas nama Romli pun masih belum dipastikan waktunya. "PAW atas nama Romli belum ada, karena belum ada pengajuan dari partainya," kata Ketua DPRD Yaya Widarya, Senin (20/2/2012).

Terkait hal tersebut, Sekretaris Partai Golkar Yogi Yaman Sentosa membenarkan jika pihaknya belum mengajukan surat penggantian anggota atas nama Romli. "Kami belum mengajukannya, karena masih ada pembicaraan dan permasalahan di tataran partai," kata Yogi singkat.

Sedangkan Ketua Fraksi Partai Golkar Naya Sunarya mengaku, fraksinya akan lebih diuntungkan jika PAW atas nama Romli segera dilakukan. Fraksinya sangat ingin mempunyai anggota baru karena selama ini ada kekosongan anggota di fraksinya yang sedikit banyak dapat mempengaruhi kinerja fraksi.

"Secara logika, fraksi ingin mempunyai anggota baru yang aktif untuk membantu kinerja fraksi di DPRD, namun partai belum melakukan penggantian," kata Naya.

Naya menambahkan, proses PAW sangat penting dilakukan karena harga satu kursi yang diraih untuk menjadi anggota DPRD sangat mahal. "Harga satu kursi itu mahal, jadi jangan dibiarkan satu kursi yang telah lama ditinggalkan Romli ini kosong," tandasnya.

Sementara itu, DPRD Sumedang akan menggelar Sidang Istimewa Pelantikan Anggota DPRD atas nama Dedih S.Hut dari Partai Golkar, Selasa (21/2/2012) di Ruang Paripurna DPRD Sumedang. Dedih akan menggantikan Ina Herlina Widia, anggota Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan (dapil) 5 yang mengundurkan diri karena alasan keluarga, akhir November lalu.

Surat pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) atas nama Ina Herlina sendiri diterima DPRD Sumedang sekitar satu bulan lalu dari Partai Golkar. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil peraihan suara pada pemilihan legislatif (pileg) 2008 lalu, pengganti Ina yang telah memenuhi syarat adalah Dedih.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas