SINDIKASI
twitter facebook
Kamis, 31 Mei 2012 | 02:32 WIB

Jumlah Pemilih di Sultra Hampir 2 Juta Orang

Oleh: Media Sultra
Jumlah Pemilih di Sultra Hampir 2 Juta Orang
IST

INILAH.COM, Kendari - Jumlah Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Propinsi Sulawesi Tenggara, menghampiri angka 2 juta yakni sebanyak 1.836.290 jiwa. Jumlah itu terdiri dari 927.276 laki-laki dan 909.014 perempuan. Jumlah tersebut merupakan 67 persen dari total 2.720.113 penduduk Sulawesi Tenggara yang tersebar di 2.069 desa/kelurahan dan 204 kecamatan.

Data tersebut dirilis Kepala Biro Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Sultra, H. Andi Baso, MM., pada acara Penyerahan DP4 dari Pemerintah Propinsi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Propinsi Sulawesi Tenggara di Aula Sangia Nibandera, Rujab Gubernur Sultra, Rabu (3/5).

Andi Baso yang sekaligus Ketua Panitia Pengumpulan data DP4, mengungkapkan bahwa data yang diperoleh merupakan hasil dari proses panjang melalui koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Ketua KPUD Propinsi Sultra, Ir. Mas’udi, dalam sambutannya, mengharapkan agar dengan penyerahan DP4 tersebut, maka informasi tentang jumlah pemilih dapat diketahui masyarakat luas. Dengan demikian, kata dia, akan membantu menjaga kualitas pelaksanaan pilgub mendatang yang lebih transparan.

Gubernur Sulawesi Tenggara, H.Nur Alam, SE., dalam sambutannya sekaligus meyerahkan data DP4 kepada KPUD Sultra, mengharapkan agar KPUD dan Panwas yang telah dibentuk bekerja secara sungguh-sungguh menjalankan Pemilu Kada yang seobjektif mungkin.

Nur Alam juga meminta, kepada aparat kepolisian agar tetap mengawal pelaksanaan Pemilu Kada dan memantau bukan hanya masyarakat, tetapi juga KPU, Panwas, dan semua elemen yang terlibat didalamnya.

“Kalau ada pelanggaran, jangan ragu, silahkan langsung ditindak. Saya sendiri secara pribadi siap untuk membantu panwas dalam bekerja. Sebagai pemerintah saya memiliki peran sebagai fasilitator dalam pelaksanaan Pilgub nanti,”tegasnya.

Data DP4 dari Pemprov selanjutnya akan diolah lebih lanjut di KPUD. Data kemudian akan ditangani oleh Badan Pemutakhiran Data Pemilih (BPDP). Dalam jangka waktu 30 hari data pemilih akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 600 orang per TPS.

Selanjutnya diberi waktu 3 hari bagi PPS dan PPK untuk memverifikasi penduduk yang belum masuk dalam DPS, untuk dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPT). Selanjutnya, data final dari daftar pemilih sementara dan tambahan, ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Informasi dari KPUD, penetapan DPT dijadwalkan pada tanggal 4 September. [ton]

Berita Terkait
Kembali ke atas